RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melanjutkan Safari Ramadan ke-5 ini dengan melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Darun Naim, Kecamatan Wajo, Senin (23/2/2026).
Kehadiran Munafri bersama jajaran perangkat daerah menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi antara Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat.
“Kalau hubungan pemerintah dan masyarakat tidak terbangun dengan baik, daerah ini tidak akan berjalan maksimal. Ada hak dan kewajiban yang harus kita tunaikan bersama,” ujarnya di hadapan jamaah.
Baca Juga : Hadiri Tudang Sipulung Bosowa, Appi Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Kota Makassar Capai Angka 5,39 Persen
Munafri juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan MTR (Makassar Tidak Rantasa). Menurutnya, kebersihan bukan sekadar program, tetapi wujud kepedulian bersama terhadap kota yang dicintai. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah curah hujan yang masih tinggi.
“Kita lihat beberapa pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya sudah tidak kuat lagi. Saya harap kita semua tetap mawas diri,” jelasnya.
Momentum Ramadan juga dimanfaatkan Munafri untuk mengajak warga menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah. Ia meminta agar tradisi sahur berkelompok dengan konvoi kendaraan bermotor yang menimbulkan kebisingan tidak lagi dilakukan karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Baca Juga : Karebosi Ramadan Fair Diharapkan Dongkrak Omzet dan Pendapatan UMKM
“Isi Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif. Perbanyak membaca Al-Qur’an, lakukan kegiatan sosial, dan perhatikan tetangga kita yang mungkin kurang beruntung,” pesannya.
Munafri menyampaikan apresiasi dengan memberikan paket pangan Ramadhan kepada para marbot masjid yang selama ini menjaga kebersihan dan operasional rumah ibadah.
“Bayangkan kalau tidak ada yang mau menjadi marbot. Siapa yang menjaga kebersihan masjid dan mengatur jadwal? Peran mereka sangat besar,” tutupnya.