Kamis, 12 Februari 2026 00:49
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dianggap telah menunjukkan kepemimpinan yang progresif meski belum genap setahun memimpin Kota Makassar.

 

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto saat menghadiri Bedah Buku ketiganya berjudul "Babad Alas" yang dihelat di Gedung Teater Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu (11/2/2026).

“Pak Wali memang baru satu tahun, tapi dalam waktu satu tahun ini saya sudah banyak mendengar cerita bagus dan baik tentang Pak Wali Kota dan gebrakan-gebrakannya. Kita doakan nanti bisa juga menuntaskan buku sepuluh tahun kepemimpinan Pak Wali di Kota Makassar,” ujar Bima Arya.

Baca Juga : Pertama Kali DPM-PTSP Kota Makassar Raih WBK dari Menteri PANRB

Bagi Bima Arya, konsistensi dan keberanian mengambil langkah di awal masa kepemimpinan menjadi indikator penting dalam membangun fondasi pembangunan jangka panjang.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga memaparkan refleksi kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang dituangkan dalam buku Babad Alas. 

Ia menggambarkan kepemimpinan sebagai perjalanan panjang layaknya lari maraton yang membutuhkan strategi, ketahanan, dan konsistensi hingga garis akhir.

Baca Juga : Tak Sekadar Ditertibkan, Appi Pastikan Pemkot Makassar Siapkan Lahan untuk PKL

Menurutnya, kepala daerah harus mampu mencicil harapan masyarakat secara bertahap, mengelola berbagai kepentingan pemangku kepentingan, serta merawat dukungan akar rumput dan elit secara seimbang.

Sementara itu, Munafri menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian Bima Arya yang lahir sebagai representasi penilaian Pemerintah Pusat terhadap perkembangan Kota Makassar. 

“Ini tentu menjadi motivasi bagi kami di Pemerintah Kota Makassar untuk terus bekerja, berbenah, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Munafri.