RAKYATKU.COM,MAKASSAR — Sekolah Islam Athirah menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai langkah evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan pendidikan di seluruh unit sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Athirah dalam menjaga mutu layanan pendidikan serta memastikan efektivitas sistem manajemen yang diterapkan.
RTM berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 22 Januari 2026, dan diikuti oleh Direktur Sekolah Islam Athirah, Wakil Direktur wilayah Kajaolalido, Bukit Baruga, dan Bone, serta seluruh pimpinan departemen dan pimpinan unit sekolah.
Forum strategis ini difokuskan pada peninjauan penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dan Sistem Manajemen Operasional Pendidikan (SMOP) yang selama ini berjalan di lingkungan Sekolah Islam Athirah. Melalui RTM, manajemen sekolah mengevaluasi sejauh mana sistem tersebut mampu mendukung proses pendidikan yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Baca Juga : Semangat Sumpah Pemuda di Sekolah Islam Athirah: Anak-anak Belajar Bermimpi dan Bersatu untuk Negeri
Selain itu, rapat juga memantau tindak lanjut atas hasil audit internal dan eksternal yang telah dilakukan sebelumnya. Setiap unit memaparkan progres perbaikan yang telah dijalankan, sekaligus mengidentifikasi area yang masih membutuhkan pembenahan agar sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Athirah, Yauri M Idrus, menegaskan bahwa RTM bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang refleksi untuk memastikan sistem benar-benar berjalan secara nyata.
“RTM ini menjadi momen penting untuk melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki. Kami ingin sistem manajemen benar-benar bekerja di lapangan, bukan hanya tercatat di dokumen,” ujarnya.
Dalam pembahasan, manajemen juga menyoroti kebutuhan dan harapan para pemangku kepentingan, mulai dari peserta didik, orang tua, hingga tenaga pendidik dan kependidikan. Sekolah turut memetakan berbagai potensi risiko, baik internal maupun eksternal, yang dapat memengaruhi proses belajar-mengajar dan tata kelola organisasi.
Melalui RTM ini, Sekolah Islam Athirah merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan, termasuk tindakan korektif dan pencegahan yang lebih terukur. Evaluasi lintas unit diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja organisasi serta kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh.
“Dunia pendidikan bergerak sangat cepat. Karena itu, sekolah harus adaptif dan responsif terhadap perubahan. Dengan RTM, kami ingin lebih siap menghadapi berbagai tantangan ke depan,” tambah Yauri.
Sekolah Islam Athirah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga mutu pendidikan, memperkuat sistem tata kelola, serta memastikan setiap kebijakan yang diambil relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.