RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Anggota Komisi D DPRD Makassar menemui ahli waris lahan SD Pajjaiang Makassar. Hal ini dilakukan karena penyegelan belum dibuka
“Kami turun meninjau karena ahli waris keluarga masih menutup sekolah. Kami datang memohon kepada pihak keluarga supaya dibukalah untuk anak-anak kita bersekolah,” kata Anggota Komisi D DPRD Makassar, Mario David pada Senin (22/7/2024).
Pertemuan antara anggota Komisi D dengan pihak ahli waring berlangsung di sekitar kompleks SD Pajjaiang Makassar. Dalam kunjungan itu Komisi D menyaksikan langsung guru dan siswa hanya bisa menunggu di depan sekolah.
Baca Juga : Pasca-Kenaikan Pertamax: DPRD Makassar Desak Pemkot Jamin Daya Beli Warga dan Cegah Spekulasi Pasar
“Belum (masuk) menunggu di luar. Ini makanya kami turun minta maaf kepada keluarga dan juga memohon untuk membuka lagi karena kan memang ini (gugatan sengketa) sejak tujuh tahun yang lalu,” tambahnya.
Mario menyebut pihak ahli waris cukup terbuka dengan negosiasi yang dilakukan. Pihak ahli waris pun disebut akan mempertimbangkan untuk membuka segel sekolah pada Selasa (23/7).
“Muda-mudahan besok mereka mau karena kan mereka dengan tim pengacara minta keseriusannya kami juga. Kami akan serius untuk menganggarkan (ganti rugi lahan), pasti,” ucap politisi Partai Nasdem itu.
BERITA TERKAIT
-
PKS Makassar Jadikan Kurban sebagai Gerakan Pelayanan Sosial dan Penguatan Kepedulian Masyarakat
-
Warga Keluhkan Drainase dan Keamanan Lingkungan, Legislator Makassar, Muchlis Misbah Dorong Penanganan Serius
-
DPRD Makassar Ingatkan Prioritas Pendidikan di Tengah Kenaikan Anggaran MHM
-
MHM Jadi Catatan Pansus LKPJ, DPRD Dorong Tata Kelola Anggaran Lebih Efisien