Anggota DPRD Makassar, Mesakh Raymond Rantepadang.
RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar, Mesakh Raymond Rantepadang prihatin dengan maraknya judi online (Judol). Ia menekankan dampak negatif judi online pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kepada anak-anak dan keharmonisan rumah tangga.
“Judi online ini sangat meresahkan dan merusak sendi-sendi kehidupan bahkan merusak generasi bangsa. Anak-anak kecil pun sudah ikut-ikutan,” kata Mesakh pada Minggu, 28/7/2024.
Untuk menghadirkan solusi dari persoalan judi online tersebut, Mesakh mengusulkan pembentukan satuan tugas (satgas) dari tingkat pusat hingga daerah, bahkan sampai tingkat RT. Usulan itu termasuk pemantauan pergerakan online, transaksi top-up di mini market serta transaksi rekening dan pantauan visual masyarakat.
“Satgas ini harus berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti TNI-Polri, masyarakat, LSM, pihak perbankan dan tokoh agama. Usulan pembentukan satgas ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari dampak negatif judi online,” jelas politisi PDIP itu.
BERITA TERKAIT
-
Setelah Sidak DPRD Makassar di RS Paramount, Keluarga Korban Harap Kejanggalan Penyebab Bayi Meninggal Terungkap Saat RDP
-
DPRD Kota Makassar Perkuat Pengawasan Fungsi Pemuda dan Olahraga, Dorong Percepatan Aset dan Fasilitas Publik
-
Anggota DPRD Makassar Ungkap Hasil Audit Medik RS Paramount, Ditemukan Kelalaian
-
Penasehat Hukum Bayi yang Meninggal di RSIA Paramount Buka Suara, Keluarga Minta Keadilan
-
Anggota DPRD Makassar Mulai Kembali Berkantor di Jalan AP Pettarani