Sabtu, 09 September 2023 23:07
(Foto: Humas Sulsel)
Editor : PaUs

RAKYATKU.COM -- Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menghadiri Dies Natalis Ke-67 Universitas Hasanuddin (Unhas), di Baruga AP Pettarani Unhas, Sabtu (9/9/2023).

 

Dies Natalis Unhas kali ini mengangkat tema Succeeding Unhas Toward Global Excellence (Menyukseskan Unhas Menuju Keunggulan Global).

Bahtiar yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum Unhas ini disambut hangat oleh civitas akademika serta tamu VIP lainnya. Seperti Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), M. Arsjad Rasjid.

Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026

"Selamat, saya atas nama Pemprov Sulsel, selaku Penjabat Gubernur mengucapkan selamat Dies Natalis ke-67 kepada Universitas Hasanuddin, usia yang sangat matang," ucap Bahtiar.

 

"Kampus Unhas adalah bagian dari saya, Unhas pernah mendidik saya dan saya selalu banggakan Unhas dimana pun saya berada," tambahnya.

Unhas juga sebutnya, banyak melahirkan pemimpin bangsa, melahirkan birokrat hebat, termasuk Wakil Presiden dan Menteri.

Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026

Ia melanjutkan, tugas kampus adalah menjembatani antara manusia yang hidup di atasnya dengan alamnya. Bahwa, manusia dengan ilmu pengetahuan harus mampu mengendalikan alam, ilmu pengetahuan sebagai solusi. Seperti pengendalian banjir, pencegahan bencana alam, seperti banjir dan kekeringan serta peningkatan produksi pangan.

Ia meminta perguruan tinggi tidak menjadi menara gading. Ia ingin setiap kampus memperhatikan dan berkontribusi untuk masyarakat sekitar.

Bahtiar menilai, Sulsel sangat kuat di bidang pertanian. Utamanya produksi pangan berupa berupa beras dan jagung, namun harus dikuatkan di bagian budidaya dan pembibitan.

Baca Juga : Raih Progres 25 Persen, PT Bumi Karsa Dapat Apresiasi DPRD Sulsel untuk Proyek MYP Paket 3

Ia mengungkapkan, untuk sinergi dengan Unhas, akan dihibahkan laboratorium kultur jaringan untuk menangani persoalan pembibitan. Selain itu, Menteri Pertanian SYL akan memberikan anggaran sekitar Rp.100 miliar untuk pembangunan pertanian di Sulsel.