RAKYATKU.COM, JAKARTA - Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 H/2023 M ditutup, Jumat (19/5/2023) sore.
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Saiful Mujab, mengatakan kuota dasar secara nasional sudah terpenuhi.
Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota jemaah haji. Jumlah ini terdiri atas 203.320 kuota jemaah haji reguler dan 17.680 kuota jemaah haji khusus.
Baca Juga : Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026
"Sampai sore ini, tercatat 208.819 jemaah telah melunasi Bipih, termasuk di dalamnya adalah jemaah yang masuk kuota cadangan. Sehinga, jemaah yang melunasi sudah melebihi kuota dasar secara nasional yang mencapai 203.320 jemaah haji reguler," sebut Saiful di Jakarta, Jumat (19/5/2023).
"Jika kuota dasar 203.320 sementara yang melunasi 208.819, berarti sudah ada kelebihan kuota cadangan hingga 5.499 jemaah," sambungnya.
Saiful menambahkan, tahap pelunasan sementara ini tidak diperpanjang. Tahapan berikutnya adalah pemaketan layanan bagi jemaah haji dan proses pemvisaan.
Baca Juga : Dana Haji Tak Sekadar Disimpan, BPKH Kelola Secara Syariah untuk Ringankan Biaya Jemaah
Jemaah haji Indonesia dijadwalkan berangkat ke tanah auci pada 24 Mei 2023. Gelombang pertama akan menuju Madinah untuk menjalani ibadah Arbain sebelum diberangkatkan ke Makkah.
"Kita akan kebut proses pemvisaan. Alhamdulillah bio visa sudah 90 persen," tuturnya.