Selasa, 16 Mei 2023 17:22

Tahun 2022, Indosat Tumbuh Pesat. CEO IOH Bagi Deviden dari Laba Bersih Rp2 Triliun

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Rapat umum pemegang saham (RUPS)
Rapat umum pemegang saham (RUPS)

Dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2022 sebesar Rp2.061.627.746.488, 43.6 persen dari laba bersih atau setara dengan Rp255,7 per saham kepada para pemegang saham

RAKYATKU.COM, JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau Perseroan, IDX: ISAT) membagikan dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2022 sebesar Rp2.061.627.746.488, 43.6% dari laba bersih atau setara dengan Rp255,7 per saham kepada para pemegang saham.

Hal tersebut berdasarkan persetujan para pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST atau Rapat) 2023 di Kantor Pusat Indosat, hari ini. Pembagian dividen ini merupakan penggunaan sebagian laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang akan dibayarkan paling lambat pada 15 Juni 2023. Sisa laba bersih tahun buku 2022 sebesar Rp2.661.786.822.147 dialokasikan ke saldo laba ditahan.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan “Kesuksesan Indosat pada tahun pertama pascamerger merupakan hasil dari kerjak keras karyawan, kolaborasi strategis dengan para mitra, kesetiaan para pelanggan, dan kepercayaan yang diberikan oleh para pemegang saham. Kami menyampaikan terimakasih atas dukungan yang tidak pernah berhenti agar Indosat dapat menghadirkan pengalaman telekomunikasi digital berkelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia.”

Baca Juga : IM3 Gandeng AirAsia rewards Hadirkan Kemudahan Komunikasi Bagi Traveler Mancanegara

Melanjutkan kinerja keuangan dan operasionalnya yang solid pascamerger, Indosat telah melaporkan kinerja keuangan untuk kuartal pertama 2023 yang tumbuh dua digit pada April lalu. Pencapaian tersebut didorong oleh fokus Indosat dalam mengeksekusi strategi Go-to-Market-nya secara tepat. Total pendapatan Indosat berhasil tumbuh sebesar 9,9% dari tahun sebelumnya (Year-on-Year atau YoY) menjadi Rp11.945,0 miliar.

EBITDA Indosat juga meningkat 21,7% YoY menjadi Rp5.329,1 miliar, dengan margin EBITDA mencapai 44,6%. Indosat juga mencatat Laba Periode Berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk yang tercatat sebesar Rp929,1 miliar, naik 621,6% YoY.

Indosat juga telah menyelesaikan integrasi jaringan dengan teknologi Multi-Operator Core Network (MOCN) yang dilakukan di lebih dari 46 ribu sites di seluruh Indonesia, dalam waktu satu tahun. Integrasi tersebut meningkatkan jangkauan jaringan Indosat yang lebih luas dengan tambahan lebih dari 700 kecamatan, kualitas layanan di dalam ruangan yang lebih baik dengan tambahan 32% populasi, serta pengalaman internet pelanggan yang lebih cepat hingga 2 kali lipat. Lebih dari itu, kecepatan unduh dan latensi jaringan Indosat yang lebih baik mampu meningkatkan sekitar 20% pengalaman pelanggan untuk layanan utama seperti video streaming dan gaming.

Baca Juga : Kinerja Solid dan Unggul Sepanjang 2023, PT Indosat Tbk Siap Perkuat Transformasi Menuju AI Native TechCo

Selain pembagian dividen, Rapat secara keseluruhan telah memutuskan agenda berikut:

1. Menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022;

2. Menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir ada 31 Desember 2022;

Baca Juga : Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Empowering Indonesia Report 2024, Dorong Pemanfaatan AI untuk Pertumbuhan di Luar Metropolitan

3. Menyetujui remunerasi Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun 2023;

4. Menyetujui penunjukan Akuntan Publik Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023;

5. Menyetujui perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan; Mengangkat Ritesh Kumar Singh dan Cheung Kwok Tung (Desmond Cheung) sebagai jajaran Direksi, serta mengganti Armand Hermawan dengan Ahmad Zulfikar Said.

Baca Juga : Catat Pertumbuhan Cemerlang di Kuartal I 2024, Indosat Ooredoo Hutchison Perkuat Kolaborasi Berdayakan Indonesia dengan AI

6. Menyetujui laporan studi kelayakan yang dibuat oleh Kantor Jasa Penilai independen (KJPP) Yanuar, Rosye dan Rekan terkait rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha; dan

7. Menyetujui perubahan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman pelanggan yang mengesankan kepada seluruh pelanggan, meningkatkan nilai sinergi kepada seluruh pemegang saham, serta memberikan manfaat positif bagi bisnis, industri, serta masyarakat Indonesia,” tutup Vikram.(**)

#IOH #Indosat Ooredoo Hutchison #RUPS