RAKYATKU.COM, SURABAYA - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, mengecam terjadinya penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurutnya, tindak kekerasan tidak bisa dibenarkan, apa pun motif dan tujuannya.
“Saya sangat mengecam setiap tindak kekerasan, termasuk penembakan yang terjadi di kantor MUI,” tegas Menag Yaqut di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/5/2023).
Penembakan terjadi, Selasa (2/5/2023), sekitar pukul 11.24 WIB. Peristiwa itu menyebabkan kaca kantor MUI pecah. Pelaku yang menggunakan airsoft gun melukai satu staf resepsionis dan petugas keamanan kantor MUI.
Baca Juga : Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026
“Saya mendengar bahwa pelaku meninggal. Saya yakin Polri profesional,” jelasnya.
Dari alamat yang tercamtum di KTP, diketahui pelaku merupakan warga Provinsi Lampung. Karenanya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk mengidentifikasi identitas dan riwayat hidup pelaku.
“Kita dukung Polri untuk mengidentifikasi pelaku,” jelasnya.
Baca Juga : Banyak Hoaks Menyerang, Menag Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual
Menag Yaqut di Surabaya dalam rangka membuka Annual international Conference on Islamic Studies (AICIS) atau Konferensi Internasional Tahunan Studi Islam ke-22 di UIN Sunan Ampel Surabaya.