Kamis, 05 Januari 2023 20:20
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR-- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan laporkan capaian kinerja BNNP Sulsel selama tahun 2022 dan Pemusnahan barang bukti narkotika yang dilaksanakan, kamis (05/1/2023), Lobby Kantor BNNP Sulsel Jl.Manunggal 22 Kel.Maccini Sombala Kec.Tamalate Kota Makassar.

 

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol.Drs.Ghiri Prawijaya,M.Th.,Kakanwil Bea Cukai Sulbagsel Nugroho Wahyu Widodo,Wadir Res Narkoba Polda Sulsel AKBP Ardiansyah,S.IK.MH., Kepala KPPBC DR.Andhi Purnomo,SE.MM, Kasi narkotika Kejati Sulsel, Herawaty,SH.MH, Para pejabat eselon III lingkup BNNP Sulsel serta para tamu undangan lainnya.

Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol.Drs.Ghiri Prawijaya,M.Th dalam sambutannya mengatakan agar mengimplementasikan Instruksi Presiden No.2 Tahun 2020 tentang RAN P4GN sebanyak 155 (OPD).

Baca Juga : Jelang Ramadan, Ganas Annar MUI Sulsel dan BNNP Kerja Sama Gelar Refreshing Dai

"Sinergitas BNNP Sulsel dengan instansi terkait sebanyak 29,berupa MoU dan PKS untuk mendorong pembentukan BNNK dibeberapa Kabupaten. BNNP Sulsel sudah mencapai predikat WBK dan berupaya untuk menuju WBBM Tahun 2023."

 

Lebih lanjut Ia memaparkan pencapaian kinerja BNNP Sulsel dengan instansi terkait selama Tahun 2022, bersama Pemerintah berhasil melaksanakan Pencanangan Sulawesi Selatan Tangguh Bersinar dan bersinergi salah satu Pilot Projectnya yaitu program P4GN antara BNNP Sulsel dengan Pemprov.Sulsel bekerjasama dalam program Inovasi “GENCARKAN BERSINAR” (Gerakan Cari Mantu Bersih Narkoba).

"BNNP Sulawesi Selatan dengan Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Selatan mendeklarasikan “Kampung Tangguh Bersinar” di beberapa wilayah seperti Kab.Takalar, Kab.Bone, Kab. Bulukumba, Kab.Luwu, Kab.Sidrap dan Kab.Sinjai, BNNP Sulsel dengan Pemerintah Kota Makassar dalam pencanangan dan implementasi “Lorong Wisata Bersinar”.

Baca Juga : Cegah Penyalahgunaan Narkoba, DPRD Sulsel Dukung Program 'Cari Menantu Bersinar'

Tidak sampai disitu, Ia mengungkapkan BNNP melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada 18.512 orang, pembinaan Life Skill kepada masyarakat yang berada dikawasan rawan diantaranya pelatihan pembuatan Bouqet kepada 15 orang perempuan dari Kelurahan Barana Kecamatan Makassar, Deteksi dini penyalahguna narkotika melalui tes urine kepada 3.737 orang, telah dilaksanakan sejak Januari hingga Desember 2022.

BNNP Sulsel juga terus berupaya melakukan pencegahan dan pemulihan bagi para pecandu dan penyalahguna dari ketergantungannya terhadap Narkotika. Tercatat dari Januari sampai dengan Desember 2022, Jumlah penyalahguna narkoba yang asesmen di BNNP Sulawesi Selatan sebanyak 189 orang Klien dengan rincian 15 orang klien dirujuk ke psikiater, 24 klien dirujuk untuk direhabilitasi rawat inap di Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah dan Komponen Masyarakat,150 orang klien direhabilitasi rawat jalan di BNNP Sulsel.

Sepanjang tahun 2022 BNNP Sulsel melayani 216 Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN) dan Surat Keterangan Evaluasi Psikologi bagi 5 orang dan melakukan penegakan hukum dan pengungkapan kasus narkotika di sulsel yang bekerjasama dengan Polri, Bea Cukai, Kemenkumham, Biro Pengiriman Barang dan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menekan Supply (Supply Reduction) sepanjang tahun 2022.

Baca Juga : Amankan 118 Kg Narkoba Selama Setahun, BNNP Sulsel Selamatkan 520 Ribu Jiwa

"BNNP Sulsel telah mengungkap 28 berkas perkara 14 LKN dari target 15 berkas perkara atau mencapai 186 persen. Selain itu BNNP juga telah melakukan assesment hukum dan medis terhadap 504 Tersangka dari target 160 klien atau mencapai 315 persen. Barang bukti yang berhasil disita meliputi Shabu 19.797.28 Kilogram Ganja 15.023.31 Kilogram dan Tembakau Sintetis 51.97 gram dengan tersangka yang berhasil ditangkap 28 orang."

Diawal tahun 2023, BNNP Sulawesi selatan melakukan pemusnahan barang bukti narkotika berupa 805 gram narkotika jenis sabu, 4.8 Kilogram narkotika jenis Ganja dengan menggunakan Mobil Incenerator milik BNNP Sulsel yang disita dari 6 orang tersangka yang diamankan di wilayah kota makassar.