Senin, 03 Oktober 2022 09:26
Tim Milea (Milenial vs Anemia) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Makassar melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) di MTsS DDI Gusung Kota Makassar.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tim Milea (Milenial vs Anemia) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Makassar berpartisipasi pada Pekan Ilmiah Nasional Kesehatan (Pimnaskes) II yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

 

Mereka menjalankan Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) dengan mengusung tema Milea sebagai Upaya Deteksi Dini Cegah Anemia dan Implementasi E-Modul pada Remaja. Kegiatannya berlangsung di MTsS DDI Gusung Kota Makassar. Para pesertanya khusus remaja putri.

Program ini dilaksanakan dua kali dalam dua pekan yang sudah berlangsung pada Agustus lalu, 22 Agustus dan 29 Agustus 2022. Bentuk kegiatan yang dilakukan, yaitu pre-test sebelum penyuluhan menggunakan aplikasi yang menarik, dan penyuluhan implementasi e-modul untuk memberikan edukasi secara inovatif.

Baca Juga : RSUD Andi Makkasau Parepare Terima 34 Peserta PKL Poltekkes Makkassar

Lalu, deteksi dini anemia dengan cara pemeriksaan kadar hemoglobin, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) yang bekerja sama dengan pihak Puskesmas Tabaringan, post-test sebagai bahan evaluasi, dan pemberian penghargaan.

 

"Kegiatan ini diharapkan dapat memutus rantai anemia dan bermanfaat bagi semua pihak terkait. E-modul yang disusun dapat dijadikan sebagai bahan ajar dan pemberian TTD untuk keberlanjutan program," kata Anni Atiqah Mahdiyyah, perwakilan Tim Milea Poltekkes Makassar.

Pelaksanaannya pun disambut baik remaja putri yang jadi peserta kegiatan. "Penyuluhan edukasi yang dikemas secara kolaboratif menarik minat peserta. Banyak pengalaman dan edukasi sehingga menambah pengetahuan untuk mencegah anemia," ucap Anni.

Baca Juga : BEM Poltekkes Makassar Gelar Dies Natalis Peringati HUT Ke-11

Anni mengatakan, program ini sebagai upaya dalam pencegahan anemia pada remaja. Tingginya prevalensi anemia perlu ditekan dengan beberapa intervensi. "Remaja milenial sekarang ini perlu memahami anemia sejak dini sebelum memasuki masa pubertas sehingga tercapai remaja putri yang sehat," tuturnya.