Rabu, 08 Juni 2022 10:20
Ilustrasi.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM - Seorang bocah laki-laki berusia dua tahun di Florida, Amerika Serikat (AS), tidak sengaja menembak ayahnya hingga tewas. Peristiwa nahas itu terjadi pada 26 Mei 2022 lalu dan kini dalam proses pengadilan federal AS.

 

Menurut keterangan pihak berwenang, saat polisi tiba di rumah korban di dekat Orlando, mereka melihat ibu balita itu, Marie Ayala, melakukan tindakan pertolongan pertama atau resusitasi jantung paru terhadap suaminya, Reggie Mabry.

Sheriff Orange County, John Mina, mengungkapkan awalnya penegak hukum percaya Mabry menembak dirinya sendiri. Akan tetapi, anak tertua mereka mengatakan pelatuk senjata api itu ditarik saudara laki-lakinya yang berusia dua tahun.

Baca Juga : AS Kirim VAMPIRE ke Ukraina 

Pistol tersebut ada di dalam tas dan tergeletak. Bocah itu menemukannya dan menembak ayahnya dari belakang saat tengah bermain video game di komputer.

 

Kedua orang tua itu sempat ditahan dengan pelanggaran pengabaian anak dan penggunaan narkoba. Akan tetapi, mereka dibebaskan bersyarat tak lama kemudian.

"Pemilik senjata api yang tak mengamankan senjata api mereka hanya berjarak sepersekian detik dari salah satu tragedi yang terjadi di rumah mereka," kata Mina, Senin (6/6/2022), dikutip AFP.

Baca Juga : Penembakan Massal Terjadi di Berbagai Kota AS, Lebih dari 12 Orang Tewas

"Sekarang anak-anak kecil kehilangan kedua orang tua mereka. Ayah mereka sudah meninggal. Ibu mereka dipenjara, dan seorang anak kecil harus menjalani hidup bahwa dia menembak ayahnya," lanjutnya.

Saat insiden berlangsung, lima anggota keluarga termasuk bayi perempuan berusia lima bulan berada di ruangan yang sama. (*)