Rabu, 13 April 2022 09:17

Kemenkes Imbau Jangan Vaksin Booster pada Hari H Mudik, Ini Alasannya

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi.
Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi.

KIPI yang timbul pasca vaksinasi booster didominasi reaksi lokal atau kategori ringan seperti nyeri di tempat suntikan, bengkak, hingga kemerahan dan pegal.

RAKYATKU.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau warga untuk tidak melakukan vaksinasi booster pada hari perjalanan mudik. Alasannya, untuk menghindari kemungkinan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Kita mengimbau masyarakat, sekarang kalau kita mau mudik nyaman, jangan divaksin saat mau mudik, ini harus kita sampaikan. Kalau tidak enak badan, terasa pegal, pusing, kan, jadi tidak nyaman mudiknya," kata juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers, Selasa (12/4/2022).

KIPI yang timbul pasca vaksinasi booster, menurut dr. Nadia, didominasi reaksi lokal atau kategori ringan seperti nyeri di tempat suntikan, bengkak, hingga kemerahan dan pegal.

Baca Juga : 3.175 Nakes Tersebar di 194 Titik Pengungsian Gempa Cianjur

Namun, dr. Nadia memastikan ambulans bakal tersedia di tiap pos vaksinasi COVID-19 untuk berjaga-jaga jika ada laporan KIPI berat.

Tersedianya posko-posko vaksinasi COVID-19 di transportasi umum selama periode mudik adalah jalan terakhir meningkatkan proteksi pada masyarakat.

 

Dokter Nadia kembali menekankan agar publik bisa mendapatkan vaksinasi COVID-19 booster jauh-jauh hari sebelum perjalanan mudik.

Baca Juga : Kemenkes: Covid-19 Varian XBB Sudah Menyebar ke Tujuh Provinsi

"Jadi pemberian vaksinasi pada posko vaksinasi sebenarnya adalah sebagai upaya terakhir," kata dia.

Sponsored by MGID

Pemerintah menargetkan cakupan 70 persen vaksinasi COVID-19 tercapai di Juli 2022, dengan begitu vaksinasi primer dinyatakan selesai.

Menurut data vaksin.kemkes.go.id, penerima vaksinasi dosis ketiga masih tertinggal jauh yakni di angka 13,44 persen atau lebih dari 27 juta orang yang disuntik. (*)

Baca Juga : Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Ahli Epidemiologi Imbau Masyarakat Lengkapi Vaksinasi

Sumber: Detik.com

#Vaksinasi Booster #Mudik Lebaran 2022 #Kementerian Kesehatan