Kamis, 17 Maret 2022 10:58

Sambil Menangis Tentara Rusia Minta Maaf ke Ukraina

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Galkin Sergey Alekseevich meminta maaf atas tindakan Rusia di Ukraina saat dia menangis di depan kamera ( Gambar: antarfaks)
Galkin Sergey Alekseevich meminta maaf atas tindakan Rusia di Ukraina saat dia menangis di depan kamera ( Gambar: antarfaks)

"Saya sangat meminta maaf atas invasi berbahaya kami," sambungnya.

RAKYATKU.COM, -- Seorang tentara Rusia yang menangis tersedu-sedu mengecam Presiden Rusia, Vladimir Putin karena telah mengirimnya untuk membunuh warga sipil dan anak-anak di Ukraina.

Ketiga tentara itu diyakini telah ditembak jatuh dari wilayah udara Ukraina pekan lalu sebelum diberi kesempatan untuk berbicara dengan wartawan di Kantor Berita Interfax Ukraina.

Salah satu tentara Rusia, Galkin Sergey Alekseevich, (34) meminta maaf atas tindakan Rusia di Ukraina.

Baca Juga : Ukraina: Perjanjian dengan Rusia Tidak Dapat Dipercaya

"Saya meminta maaf untuk diri saya sendiri, untuk pasukan saya ke setiap rumah, ke setiap jalan, ke setiap warga Ukraina, kepada orang tua, kepada wanita, kepada anak-anak atas invasi kami ke tanah ini," kata Alekseevich dilansir dari The Mirror, Kamis (17/3/2022)

"Saya sangat meminta maaf atas invasi berbahaya kami," sambungnya.

Para prajurit terlihat menangis saat mereka menundukkan kepala ke tangan mereka.

Baca Juga : Presiden Ukraina Geram Rusia Bisa Lewati Sebagian Besar Sanksi Internasional

Alekseevich, terus memohon pasukan Rusia untuk meletakkan senjata mereka dan mendesak Putin untuk berhenti mengirim tentara untuk membunuh di Ukraina.

Sponsored by MGID

Invasi Rusia ke Ukraina telah memasuki hari ke-21 sejak dimulai tanggal 24 Februari lalu. Pasukan Rusia terus melancarkan serangan ke beberapa wilayah di Ukraina.

Gedung-gedung yang dibom dan pertempuran jalanan telah dimainkan dalam beberapa hari terakhir ketika tentara Rusia menembaki kota dan penduduk Ukraina bersiap untuk berjuang sampai mati untuk mencegah mereka keluar.

#Ukraina #Vladimir Puitn #Tentara Rusia #Minta Maaf