Minggu, 27 Februari 2022 13:03
Islam Makhachev dan Khabib Nurmagomedov usai laga (foto/IG UFC)
Editor : Syukur Nutu

RAKYATKU.COM - Islam Makhachev kembali membuktikan dirinya menjadi salah satu petarung UFC yang paling berbahaya.

 

Bagaimana tidak, kurang dari satu ronde, ia berhasil menghancurkan lawannya pada pertarungan UFC Vegas 49 di UFC Apex, Las Vegas, Minggu (27/2/2022) pagi WIB.

Korban keganasan Islam Makhachev adalah Bobby Green. Bahkan Islam Makhachev menang dengan mudah melalui TKO sebelum ronde pertama habis. Bentrokan yang dijadwalkan berjalan lima ronde harus diakhiri lebih dini.

Baca Juga : Kejuaraan Kasal Cup MMA Turut Meriahkan MNEK 2023

Pertarungan sempat berjalan lambat di awal ronde pertama. Makhachev memulai dengan high kick dan leg kick. Kedua petarung tampak bermain dengan hati-hati di awal ronde.

 

Green sempat beberapa kali melakukan tendangan. Namun petarung 35 tahun asal Amerika Serikat itu tidak mampu berbuat banyak setelah Makhachev memaksanya menjalani pertarungan bawah.

Green terjebak dan berusaha lepas dari sergapan Makhachev dalam ground fighting. Sayangnya upaya tersebut tidak maksimal lantaran pukulan dan kuncian sahabat Khabib Nurmagomedov itu terlalu sempurna.

Baca Juga : Balas Kekalahan, Israel Adesanya Hajar KO Alex Pereira

Makhachev begitu mendominasi ketika berada di atas. Makhachev kemudian melancarkan pukulan bertubi-tubi dan Bobby jadi bulan-bulanan. Sisa satu menit 40 detik, wasit Herb Dean menghentikan pertarungan dan Makhachev dinyatakan menang via TKO.

Semula, petarung asal Rusia itu dijadwalkan menghadapi Beneil Dariush di UFC Vegas 49. Dariush pada 12 Februari mengundurkan diri setelah mengalami cedera engkel. Bobby Green menggantikan posisi Dariush untuk melawan Makhachev.

Ini adalah kemenangan kesepuluh beruntun bagi Makhachev di UFC. Makhachev meyamai rekor Charles Oliveira dan Alex Volkanovski sebagai petarung aktif dengan rentetan kemenangan terpanjang.

Baca Juga : Islam Makhachev Diejek Khabib Nurmagomedov Usai Kalahkan Volkanovski, Disebut Sudah Tua

"Saya berlatih keras untuk memenangi pertarungan ini. Selanjutnya, saya hanya mau laga perebutan sabuk juara," kata Islam Makhachev seusai menang.