Jumat, 10 Desember 2021 15:24
Sekretaris Dinas (Sekdis) Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Tenriawaru Natsir.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekretaris Dinas (Sekdis) Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Tenriawaru Natsir, telah melakukan pertemuan dengan warga pemilik lahan yang melakukan aksi dan penutupan akses masuk TPA Antang.

 

Dalam pertemuan tersebut hadir juga Camat Manggala, Andi Fadly, dan Kapolsek Manggala, Kompol Edhy Supriadi.

Tenriawaru menjelaskan hasil pertemuan tersebut bahwa ke depannya sudah ada beberapa tahapan yang akan dilalui oleh pihaknya dan juga pemilik lahan sehingga apa yang diharapkan akan terlaksana nanti.

Baca Juga : DLH Makassar Lakukan Penyemprotan Eco Enzyme Upaya Kurangi Bau Menyengat di TPA Antang

"Pembayaran itu kita tidak bisa tahu waktunya. Tapi, insyaallah kita akan berusaha tahun depan itu akan ada yang dilakukan asal prosedur yang dilalui ini dilengkapi," kata Tenriawaru, Jumat (10/12/2021).

 

Tenriawaru juga mengatakan bahwa peristiwa hari ini terjadi karena adanya miskomunikasi antara pemilik lahan dengan DLH.

"Seharusnya memang harus ada mediasi dengan kita dan pemilik lahan karena kayaknya ada keinginan dari pemilik lahan itu tidak sampai dan kita juga ada keinginan yang tidak sampai," ucap Tenriawaru.

Baca Juga : Pemkot Makassar Sampaikan Permohonan Maaf, Pembukaan Akses Jalan TPA Antang Timbulkan Bau Tak Sedap

Sebelumnya, pemilik lahan melakukan aksi demonstrasi dan menutup akses masuk di TPA Antang. Mereka menuntut kejelasan dari DLH Kota Makassar untuk pembayaran lahannya yang dijadikan tempat pembuangan sampah.

"Belum ada kejelasan kapan mau dibayar, padahal empat bulan lalu sudah dinegosiasi. Namun, sampai saat ini belum ada realisasi pembayaran," kata Arifin, salah satu pemilik lahan di TPA Antang.

Penulis : Usman Pala