Jumat, 22 Oktober 2021 16:55

Upacara HSN, Amran Mahmud Harap Santri Menjadi Corong Perangi Berita Hoax

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Upacara HSN, Amran Mahmud Harap Santri Menjadi Corong Perangi Berita Hoax

Amran Mahmud juga memuji peran santri sebagai corong untuk membantu pemerintah mengedukasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak percaya atas berita bohong atau hoax.

RAKYATKU.COM,WAJO - Bupati Wajo, Amran Mahmud menjadi pembina upacara Hari Santri Nasionan tahun 2021 yang digelar Pengurus Pusat Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang di Lapangan Kampus II, Jumat (22/10/2021).

Pada peringatan yang mengangkat tema "Santri Siaga Jiwa Raga" ini, Amran Mahmud mengingatkan kembali sejarah singkat hari santri.

Ketua IKA Uniprima Sengkang ini menyampaikan bahwa hari santri ini ditetapkan Presiden RI, Joko Widodo dalam Keppres Nomor 22 Tahun 2015.

Baca Juga : Naik Level, Wajo Terima Penghargaan Kategori Sangat Baik Penerapan Sistem Merit

"Selain itu, penetapan Hari Santri tak lepas dari perjuangan santri untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia di masa lalu," ucapnya.

Amran Mahmud melanjutkan bahwa lahirnya Hari Santri bermula dari fatwa yang disampaikan pahlawan nasional KH Haysim Asy'ari. Pada 22 Oktober 1945 lalu, KH Hasyim Asy'ari memimpin perumusan fatwa 'Resolusi Jihad' di kalangan kiai pesantren. Fatwa yang ditetapkan pada 22 Oktober 1945 itu berisi kewajiban berjihad untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

 

"Namun, untuk era sekarang ini, perjuangan kita bukan lagi melawan penjajah. Anak-anakku para santri diharapkan mampu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat bagi kemaslahatan bersama," ujarnya.

Baca Juga : Potensi Cuaca Ekstrem di Sulsel, Bupati Wajo Instruksikan OPD, Camat, dan Lurah-Kades Proaktif

Amran Mahmud juga menyampaikan bahwa untuk mengisi kemerdekaan juga, santri punya kewajiban untuk menjadi generasi insani dan generasi Qur'ani yang mampu menjadi pemimpin di masa depan.

Sponsored by MGID

"Minimal menjadi pemimpin dalam rumah tangga dan menjadi pemimpin dalam keluarga. Bahkan jika kelak dipercaya memimpin wilayah yang lebih besar itu, itu harus disiapkan dari sekarang. Apalagi untuk Pondok Pesantren As'adiyah ini sudah dikenal mencetak kader-kader terbaik yang sudah berkiprah tingkat nasional sampai internasional," ucap Amran Mahmud.

Amran Mahmud juga memuji peran santri sebagai corong untuk membantu pemerintah mengedukasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak percaya atas berita bohong atau hoax.

Baca Juga : Duo Amran Tunaikan Janji, Ruas Jalan Lempong-Kading 1.080 Meter Kini Mulus

"Selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri Indonesia, khususnya santri di Kabupaten Wajo. Mari kita sambut gembira peringatan hari santri ini dengan kesungguhan belajar dan bekerja keras. Itu akan menjadi modal kita untuk berpartisipasi dalam membangun peradaban agar bangsa ini bisa bersaing, juga membangun daerah kita ini. Insya Allah, Allah akan mudahkan segala niat baik kita," ucapnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda Kabupaten Wajo, Wakil Ketua PP Pondok Pesantren As'adiyah, KH Muhyiddin Tahir bersama jajaran pimpinan dan pengurus, Rektor IAI As'adiyah, Muh Yunus Pasanreseng Andi Padi, serta santri dan santriwati Pondok Pesantren As'adiyah.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Abd Rasyid. MS
#pemkab wajo