Sabtu, 09 Oktober 2021 13:17

Percaya Vaksin COVID-19 Berbahaya, Pria Ini Bunuh Kakak, Kakak Ipar, dan Teman Ibunya

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Ibu Burnham mengatakan kepada polisi, tersangka mengatakan ingin menanyai kakaknya yang seorang apoteker tentang keyakinan salahnya bahwa pemerintah meracuni orang dengan vaksin COVID-19.

RAKYATKU.COM - Pria asal Maryland, Amerika Serikat, dituduh membunuh kakak, kakak ipar, dan teman ibunya. Sebabnya, dia mengira saudaranya yang seorang apoteker, membahayakan orang dengan vaksinasi COVID-19.

Menurut dokumen pengadilan yang menyidangkan kasus ini, Rabu (6/10/2021), Jeffrey Burnham (46) ditangkap pada Jumat (7/10/2021) atas dugaan pembunuhan kakak kandung, kakak ipar, dan teman ibunya.

Brian Robinette (58) dan Kelly Sue Robinette (57) ditemukan tewas ditembak pada Kamis (30/9/2021) di rumah mereka di Ellicott City, dekat Baltimore, kata polisi seperti dikutip cbsnews.com.

Baca Juga : Kuli Bangunan Pembunuh Istri Muda di Parepare Menyerahkan Diri

Korban lainnya, Rebecca Reynolds (83), ditemukan tewas malam sebelumnya di Cumberland, dan mobilnya dicuri.

Burnham, yang tinggal di Cumberland, ditangkap di West Virginia.

 

Dia menghadapi banyak tuduhan pembunuhan dan ditahan tanpa jaminan di Allegany County, tempat Cumberland berada.

Baca Juga : Adu Mulut di Lahan Lumput Laut, Lelaki di Jeneponto Tikam Ipar Berkali-kali hingga Tewas

Dokumen tuntutan yang diajukan di pengadilan tidak menjelaskan motif pembunuhan itu.

Sponsored by MGID

Ibu Burnham mengatakan kepada polisi, tersangka mengatakan ingin menanyai kakaknya yang seorang apoteker tentang keyakinan salahnya bahwa pemerintah meracuni orang dengan vaksin COVID-19.

Menurut ibunya, Burnham mengatakan, "Brian tahu sesuatu."

Baca Juga : Korban Penikaman di Panaikang Ternyata Tentara Desersi, Ini Penjelasan Kaurpenpasun Lanud Hasanuddin

Pada malam kejadian, ia diduga membunuh Rebecca Reynolds dan mencuri mobil Lincoln milik korban. Dengan mobil itu, tersangka ke rumah kakaknya yang berjarak 160 kilometer.

Ia lalu menembak kakak dan kakak iparnya, sebelum melarikan diri dengan mobil Corvette korban. Dalam pelarian itu, ia kehabisan bensin dan minta kepada seorang warga di West Virginia.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya akan muncul di televisi dan saudaranya "membunuh orang dengan suntikan COVID-19". Orang itu menelepon polisi, yang kemudian memburu dan menangkap tersangka kasus pembunuhan itu.

Sponsored by advertnative
 
#Hoaks Covid-19 #Amerika Serikat #pembunuhan