Senin, 27 September 2021 17:01

Pembahasan Pemotongan TPP ASN Alot, DPRD Makassar Rapat APBD-P hingga Tengah Malam

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Mario David
Mario David

ASN Pemkot Makassar selama hampir dua tahun ini lebih banyak bekerja dari rumah selama pandemi.

RAKYATKU.COM -- Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Kota Makassar dipastikan dipotong. DPRD Makassar sudah setuju.

Pemotongan itu dimasukkan dalam APBD-P 2021. Pemotongannya berkisar 20 persen hingga 50 persen.

Inilah salah satu pembahasan yang membuat DPRD Makassar rapat hingga tengah malam.

Baca Juga : Tawuran Marak Lagi, Anggota DPRD Curiga Efek Kurang Kegiatan Selama Pandemi

"Memang ada hal-hal yang harus butuh waktu sedikit untuk dibahas. Ini untuk kepentingan bersama sebagai sesama penyelenggara pemerintahan," ujar Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile, Senin (27/9/2021).

Anggota Banggar dari Fraksi NasDem, Mario David menjelaskan, pembahasan pemotongan TPP ASN hingga 50 persen sempat alot.

 

"Pada prinsipnya kami (NasDem) setuju," kata Mario David.

Baca Juga : Kasus Prostitusi Anak Marak, Legislator DPRD Makassar: Hotel dan Wisma Jangan Hanya Cari Uang

Mario beralasan, ASN Pemkot Makassar selama hampir dua tahun ini lebih banyak bekerja dari rumah selama pandemi. Pertimbangan kedua adanya penurunan pendapatan dan keterbatasan anggaran akibat pandemi Covid-19.

Sponsored by MGID

"Sudah dua tahun kita tidak lagi melakukan pembangunan yang bisa dirasakan masyarakat, seperti drainase jalan yang sifatnya fisik. Fisik harus lebih banyak, hingga program UMKM dalam bentuk pelatihan workshop, bantuan peralatan," lanjutnya.

Sponsored by advertnative
 
#dprd makassar