RAKYATKU.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar tengah melakukan pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD (KUPA-PPAS) Tahun Anggaran 2021, Jumat (17/9/2021).
Dalam kesempatan ini, Komisi C DPRD Makassar Bidang Pembangunan melakukan pertemuan dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kumuh Kota Makassar.
Ketua Komisi C DPRD Makassar, Arifin Dg Kulle menyampaikan pihaknya memfokuskan pada belanja atau realisasi anggaran yang mengalami perubahan pada APBD 2021 ini di program bedah rumah.
Baca Juga : Pasca-Kenaikan Pertamax: DPRD Makassar Desak Pemkot Jamin Daya Beli Warga dan Cegah Spekulasi Pasar
Program bedah rumah, menurutnya, harus diperjelas sejumlah titik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Lantaran hal ini sangat bermanfaat bagi masyrakat yang tidak mampu.
“Untuk sementara diketahui, 45 titik pada APBD Pokok 2021, dan kita tambah di APBD Perubahan sekitar 5 titik yang tersebar di beberapa kecamatan. Itupun yang benar-benar layak untuk mendapat bantuan tersebut,” pungkasnya.
Hal lain yang juga menjadi bahan pembahasan kali ini, yaitu kejelasan status fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang banyak dikeluhkan warga perumahan.
BERITA TERKAIT
-
PKS Makassar Jadikan Kurban sebagai Gerakan Pelayanan Sosial dan Penguatan Kepedulian Masyarakat
-
Warga Keluhkan Drainase dan Keamanan Lingkungan, Legislator Makassar, Muchlis Misbah Dorong Penanganan Serius
-
DPRD Makassar Ingatkan Prioritas Pendidikan di Tengah Kenaikan Anggaran MHM
-
MHM Jadi Catatan Pansus LKPJ, DPRD Dorong Tata Kelola Anggaran Lebih Efisien