Sabtu, 11 September 2021 19:58

Terlilit Utang akibat Pandemi, Pria 73 Tahun Ini Tempuh Jalan Terhormat untuk Melunasinya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Terlilit Utang akibat Pandemi, Pria 73 Tahun Ini Tempuh Jalan Terhormat untuk Melunasinya

Kakek ini berutang lebih Rp100 juta selama pandemi. Dia rela menjadi kurir demi melunasi utangnya.

RAKYATKU.COM -- Seorang kurir berusia 73 tahun di Islamabad Pakistan jadi viral di media sosial. Dia menempuh cara terhormat demi melunasi utangnya.

Fayyaz Akhtar Faizi pensiun dari Kementerian Keuangan Pakistan pada tahun 2003. Dia lalu berinvestasi di sebuah toko ponsel yang ia kelola bersama putranya.

Bisnis ini terus berkembang selama bertahun-tahun hingga datangnya pandemi virus corona.

Baca Juga : Napi Ini Lolos karena Sipir Tak Bisa Bedakan Wajahnya dengan Napi yang Harusnya Bebas

Dihadapkan dengan tagihan yang menggunung, termasuk biaya sewa dan rumah tangga, Faizi terpaksa mengambil pinjaman yang melonjak menjadi lebih dari $7.700 atau sekitar Rp109 juta.

Untuk melunasinya, tahun lalu ia mengambil pekerjaan sebagai pengendara di layanan pengiriman Food Panda.

 

"Merupakan hal yang terhormat untuk bekerja. Jadi saya tidak ragu untuk meninggalkan masa pensiun saya dan kembali bekerja," katanya.

Baca Juga : Mobilnya Mogok, Pengantin Wanita Ini Naik Mobil Patroli Polisi ke Lokasi Pernikahan

"Setelah semua pekerjaan ini, saya berhasil membayar sekitar 890.000 rupee Pakistan (sekitar Rp76 juta)," katanya.

Sponsored by MGID

Dia mengatakan bahwa dia tahu tidak akan mudah untuk mendapatkan pekerjaan di Pakistan pada usia 73 tahun.

“Saya tahu di Food Panda saya tidak akan menghadapi diskriminasi,” katanya.

Baca Juga : Mengharukan, Gadis Tunanetra Berusia 9 Tahun Ini Naik Bus Sekolah Sendirian untuk Pertama Kali

“Saya mendapat banyak respons yang baik, niat baik, dan dorongan dari semua orang,” lanjutnya.

"Fayyaz adalah panutan bagi semua orang yang ingin mencari nafkah dengan bekerja secara fleksibel dengan cara mereka sendiri," kata juru bicara Food Panda kepada Arab News.

"Platform kami memberikan kebebasan untuk bekerja," katanya lagi.

Baca Juga : Cegah Orang Mubazir, Kepala Sekolah Ini Santap Sisa-Sisa Makanan Muridnya di Kantin

Terlepas dari energi dan pendekatan positifnya terhadap kehidupan, situasinya tidak selalu mudah. Beberapa pekan lalu, dia mengalami kecelakaan yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit selama dua hari. Sudah menjadi pasien jantung, kesengsaraan dan tagihan medis Faizi berlipat ganda setelah kecelakaan itu.

"Ini bisa sangat sulit," katanya. "Saya bekerja lagi tetapi saya tidak dapat berfungsi secepat yang saya lakukan sebelumnya," lanjut dia.

“Saya masih perlu pemulihan. Tapi saya sangat berterima kasih kepada Food Panda karena sekali lagi memberi saya kesempatan untuk menghasilkan. Saya akan bekerja selamanya, selama saya bisa,” tuturnya.

Sponsored by advertnative
 
#berita viral