Selasa, 27 Juli 2021 21:02
Ilustrasi.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM - Ibu yang positif COVID-19" href="https://rakyatku.com/tag/positif-covid-19">positif COVID-19 dapat menyusui bayi mereka, tetapi biar bagaimanapun disarankan untuk menjaga jarak setidaknya enam kaki dari bayi di waktu lain.

 

Dr Manju Puri, Kepala Departemen (HoD) Obstetrics and Gynecology di Lady Hardinge Medical College Delhi mengatakan, "Seorang ibu dapat terus menyusui bayinya,tetapi menjaga bayi pada jarak enam kaki di lain waktu."

Berbicara tentang mitos vaksin Covid-19, dia mengatakan vaksin tidak berdampak pada organ reproduksi atau menyebabkan kemandulan.

Baca Juga : Presiden Joe Biden Terkonfirmasi Positif Covid-19

Vaksin, kata dia, melawan COVID-19 hanya membantu tubuh mengembangkan kekebalan terhadap patogen tertentu, tidak mempengaruhi jaringan tubuh lainnya.

 

"Namun, COVID-19 memang berdampak buruk bagi kesehatan kita. Oleh karena itu, kami sangat menyarankan pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan pasca pemulihan Covid untuk memastikan ibu dan janin dalam keadaan baik-baik saja," kata dia.

Pengasuh yang telah dites negatif untuk COVID-19 juga dapat membantu menyusui bayi yang baru lahir. Namun, wajib untuk mencuci tangan, memakai alat pelindung seperti masker, pelindung wajah dan membersihkan lingkungan dengan benar, sebelum menyusui.

Baca Juga : 11 Orang Positif Covid-19, Pengadilan Negeri Makassar Lockdown

Menyikapi kemungkinan janin tertular COVID-19, dia mengatakan sulit untuk mengidentifikasi apakah bayi baru lahir yang tertular virus itu terinfeksi dari ibu atau setelah lahir.

Plasenta, organ yang terbentuk di rahim tempat janin tumbuh, bertindak sebagai penghalang pelindung. "Ada beberapa kasus di mana bayi baru lahir ditemukan terinfeksi tetapi kami tidak yakin apakah bayi tersebut terinfeksi di dalam rahim ibu atau segera setelah lahir," ucapnya.

Sumber: India Today