Jumat, 25 Juni 2021 09:55
Foto: Reuters.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, FLORIDA - Seorang saksi apartemen ambruk" href="https://rakyatku.com/tag/bangunan-runtuh">apartemen ambruk di Pantai Miami, Florida, Amerika Serikat" href="https://rakyatku.com/tag/amerika-serikat">Amerika Serikat (AS), mengaku seperti ada bom hingga membuat bangunan itu hancur.

 

Sejauh ini 1 orang dilaporkan meninggal dunia dan 100 lainnya belum ditemukan dan diperkirakan masih di bawah reruntuhan.

Mengutip AFP, saksi bernama Julian Targowski (25) menceritakan suara yang didengarnya saat bangunan apartemen runtuh pada Kamis (24/6/2021) waktu setempat.

Baca Juga : AS Kirim VAMPIRE ke Ukraina 

"Suaranya seperti boom ... boom ... boom ... seperti itu," katanya.

 

Julian tidak melihat langsung bangunan itu runtuh. Dia hanya mendengarkan suara ketika apartemen itu hancur. Lalu, dia menerima pesan singkat dari temannya yang melihat langsung.

"Teman saya mengirim pesan singkat bahwa ada bangunan yang rubuh," ujarnya.

Baca Juga : Penembakan Massal Terjadi di Berbagai Kota AS, Lebih dari 12 Orang Tewas

Petugas pemadam kebakaran kesulitan membantu mencari korban di antara reruntuhan bangunan apartemen. Bangunan hancur dan puing berserakan jadi penyebabnya.

Mengutip CNN, saat proses evakuasi, tim petugas pemadam kebakaran sempat mendengar suara dari reruntuhan. Suara itu berasal dari korban yang terdengar tengah kesakitan.

"Para penyelamat mendengar suara dari puing-puing," kata pimpinan pemadam kebakaran setempat, Jimmy Patronis.

Baca Juga : Kremlin Tuduh AS Terlibat dalam Dugaan Upaya Pembunuhan Putin

Dia mengatakan tim berusaha keras untuk mencari sumber suara. Namun, begitu banyak puing akibat bangunan yang luluh lantak menghambat mereka. Sejauh ini baru 11 korban luka yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan.

"Anda akan berada dalam kondisi sangat fokus dan bertekad melakukan segala untuk menyelamatkan nyawa," kata Patronis.

"Mencoba menggeser puing-puing tapi pada saat yang sama puing-puing itu bisa menimpa anda," tambahnya.