Minggu, 30 Mei 2021 20:01

Sepakati Tarif Rp500 Ribu, Alasan Sekuriti Bank Swasta Ini Hanya Bawa Rp250 Ribu Terbongkar

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pelaku pembunuhan di salah satu kamar hotel di Menteng, Jakarta. (Foto: Detikcom)
Pelaku pembunuhan di salah satu kamar hotel di Menteng, Jakarta. (Foto: Detikcom)

Bekerja sebagai sekuriti bank swasta, AA keranjingan judi online hingga nekat menjambret.

RAKYATKU.COM -- AA datang ke sebuah hotel di Menteng bermodal uang Rp250 ribu. Setengah dari kesepakatan dengan seorang wanita yang sudah lebih dahulu masuk kamar.

Kedatangan AA terekam CCTV atau kamera pengintai milik hotel. Mulai dari area parkir hingga naik tangga menuju kamar korban. Dia terlihat cukup santai saat memasuki hotel.

Dia sempat ke toilet sebelum masuk lift hotel untuk menuju kamar korban berinisial IWA. Tak pernah disangka IWA bahwa tamunya seorang penjambret. Sudah berkali-kali beraksi.

Baca Juga : Kuli Bangunan Pembunuh Istri Muda di Parepare Menyerahkan Diri

Pertama, pada 12 Januari 2021. Dia menjambret satu unit ponsel di daerah Munjul, Jakarta Timur. Lalu, menjambret di Cipayung, Jakarta Timur, pada 3 Februari 2021. Dia juga mengambil satu unit ponsel.

Ketiga, AA yang bekerja sebagai sekuriti di salah satu bank swasta itu kembali menjambret di Condet, Jakarta Timur, pada 27 Februari 2021. Lagi-lagi dia berhasil mengambil satu buah ponsel.

 

Menurut Kasatreskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Teuku Arsya, ketiga ponsel tersebut dijual dan hasilnya digunakan untuk judi online. AA ini sudah ketagihan judi online. Ketika sudah tidak punya uang, dia nekat menjambret.

Baca Juga : Adu Mulut di Lahan Lumput Laut, Lelaki di Jeneponto Tikam Ipar Berkali-kali hingga Tewas

Saat menemui IWA di sebuah kamar hotel di Menteng pada Rabu (26/5/2021), ternyata AA sudah punya niat jahat. Dia berkenalan lalu janjian dengan IWA lewat aplikasi kencan. Mereka menyepakati tarif Rp500 ribu untuk ketemu.

Sponsored by MGID

Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto mengungkap, AA datang dengan hanya membawa uang Rp250 ribu.

"AA berencana mengambil barang berharga IWA dan diuangkan. Hasilnya digunakan untuk judi online. Jadi AA sudah keranjingan judi online," kata Setyo dalam konferensi pers Minggu (30/5/2021).

Baca Juga : Korban Penikaman di Panaikang Ternyata Tentara Desersi, Ini Penjelasan Kaurpenpasun Lanud Hasanuddin

Saat IWA bersih-bersih, AA langsung melancarkan aksinya, mencekik korban. Setelah memastikan korban meninggal dunia, AA meninggalkan hotel.

Korban ditemukan sudah terbujur kaku di atas ranjang pada Rabu sekitar pukul 16.45 WIB. Korban ditemukan di atas tempat tidur dalam kondisi terlentang tanpa busana ditutupi dengan tiga buah bantal di atas kepala korban.

Penemuan jenazah diawali dari kecurigaan teman korban yang mencoba menghubunginya, namun tidak direspons. AA kemudian ditangkap di kediamannya, di Cijantung, Jakarta Timur, pada Jumat (28/5/2021).

Sponsored by advertnative
 
#pembunuhan