Kamis, 27 Mei 2021 16:05
Rapat Kerja I PT Pelindo IV di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Pusat Pelindo IV Makassar, Kamis (27/5/2021).
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisaris Utama (Komut) PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Fachry Ali, mengapresiasi seluruh direksi dan karyawan karena kinerja cukup bagus.

 

Direksi dan karyawan dinilai mencatat kinerja positif selama 2020 meskipun tahun lalu badai pandemi COVID-19 begitu kencang menerpa termasuk dunia usaha yang dijalankan oleh BUMN kepelabuhanan ini.

“Atas nama komisaris, saya ingin mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan Pelindo IV mulai dari tingkat yang paling rendah hingga kepada jajaran direksi karena kinerja yang sangat bagus selama tahun 2020,” kata Fachry saat membuka Rapat Kerja I PT Pelindo IV dengan tema Integrasi Pelabuhan untuk Menjadi Entitas Usaha yang Inovatif dan Tangguh Menghadapi Tantangan, yang digelar di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Pusat Pelindo IV Makassar, Kamis (27/5/2021).

Baca Juga : Sukriansyah S. Latief Stafsus Wapres Ma’ruf Amin Jadi Komisaris Pelindo IV

Rapat kerja pertama yang berlangsung selama dua hari 27--28 Mei 2021 ini diikuti oleh 179 orang, terdiri atas Board of Commissioner (BoC), Board of Director (BoD), pejabat kantor pusat, pejabat kantor cabang, pejabat SBU dan BoD anak dan cucu perusahaan PT Pelindo IV melalui aplikasi Zoom dan streaming di YouTube resmi Perseroan.

 

Menurutnya, iklim usaha yang telah tercipta itu menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Direksi Pelindo IV saat ini mampu menciptakan jalan keluar dari persoalan-persoalan yang muncul akibat pandemi.

Selain itu, Komisaris Utama juga mengingatkan terkait merger Pelindo I, II, III dan IV. “Saya atas nama komisaris ingin menekankan kembali bahwa tentu ada perubahan perubahan yang bersifat struktural dari merger yang akan dilaksanakan pada bulan September tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga : Momentum HUT Kemerdekaan, Pelindo Gelar Beragam Lomba dengan Hadiah Ratusan Juta

Perubahan perubahan struktural itu, lanjutnya, bisa bermacam macam. Tapi satu hal, merger yang akan dilakukan bukanlah merger yang bersifat horizontal melainkan bersifat vertikal yang memerlukan adjustment “bersifat radikal”. Itu karena merger yang bersifat vertikal ini berada di luar pengalaman korporasi sejak Pelindo I sampai dengan Pelindo IV didirikan.

“Oleh karena itu, atas nama komisaris, kami atau saya menyarankan untuk meningkatkan kemampuan adjustment, kemampuan penyesuaian diri terhadap sektor merger dari korporasi yang akan berlangsung beberapa bulan kemudian," tuturnya.

Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh direksi tambah dia, terutama suatu strategi yang bersifat output looking, yaitu pandangan yang bersifat keluar harus terus dilanjutkan. Kerja sama dengan aktor-aktor global, yang berhubungan dengan pelabuhan maupun yang berhubungan dengan sumber daya finansial, harus tetap dilakukan sebab itu akan memberikan lagacy dan juga memberikan akses kepada korporasi yang akan dimerger.

Baca Juga : Kunjungan Kapal Triwulan I 2021 Pelindo IV Meningkat 7,23 Persen

“Terepas daripada siapa yang kemudian akan melaksanakannya, tetapi program semacam ini dalam konteks korporasi adalah suatu yang sangat konstruktif dan juga memberikan model kepada para karyawan yang berada di bawah jajaran direksi.”

Dia berharap, semoga rapat kerja ini akan memunculkan program-program kerja yang lebih realistis tetapi pada saat yang sama juga bersifat produktif. “Semoga rapat kerja kita ini bisa memberikan program, di mana kemampuan adjustment kita terhadap program ketika merger yang akan dilaksanakan pada bulan September ini bisa diwujudkan,” tukas Fachry.

Laba Rugi Konsolidasi Setelah Pajak Rp283,76 Miliar
Sementara itu dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi menyebutkan bahwa tahun lalu pihaknya mencatat realisasi laba rugi konsolidasi setelah pajak sebesar Rp283,76 miliar.

Baca Juga : Serikat Pekerja Dukung Penuh Integrasi Pelindo

“Tahun 2020 telah kita lalui dengan kondisi yang cukup berat dan kita patut bersyukur walaupun ditengah pandemi Covid-19, namun indikator kinerja keuangan dan operasional Perseroan tetap positif,” ujarnya.

Dirut mengatakan, tahun lalu seluruh pelabuhan yang dikelola oleh Perseroan tetap beroperasi secara baik dan lancer dalam mendukung aktivitas logistik, di mana pelaksanaannya memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan seperti penggunaan alat pelindung diri, masker dan menetapkan physical distance.

Dia juga menyampaikan bahwa tahun ini salah satu isu strategis di lingkungan PT Pelindo I, II, III dan IV adalah terkait dengan pelaksanaan penggabungan atau integrasi PT Pelindo I, II, III dan IV, di mana hal tersebut merupakan salah satu program strategis Pemerintah dan inisiatif Kementerian BUMN agar Pelindo I--IV menjadi satu Pelindo terintegrasi.

Baca Juga : Pelabuhan Bebas Pungli, Pelindo IV Digitalisasi Pergerakan Peti Kemas

Dia berharap agar seluruh insan Pelindo IV tetap konsen untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan, program-program strategis yang telah ditetapkan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Perseroan tahun 2020--2024 agar tetap terus dilaksanakan sampai ada penetapan lebih lanjut.

“Seluruh jajaran PT Pelindo IV harus tetap fokus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa. Peluang-peluang dan potensi yang ada agar terus diupayakan untuk direalisasikan,” harapnya.

BERITA TERKAIT