Jumat, 09 April 2021 22:18

Satgas Covid-19 Sulsel: Penerapan Protokol Kesehatan saat Tarawih Dipantau Langsung Kemendagri

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Satgas Covid-19 Sulsel: Penerapan Protokol Kesehatan saat Tarawih Dipantau Langsung Kemendagri

Salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona adalah dengan melakukan tarawih di masjid kompleks perumahan masing-masing.

RAKYATKU.COM - Ramadan tahun ini masih dalam masa pandemi corona. Walau sudah diizinkan salat tarawih di masjid, pembatasan tetap dilakukan.

"Sudah diberi izin salat tarawih. Ya tidak apa-apa yang penting sesuai protokol kesehatan. Yang dilarang itu berkerumun," kata juru bicara Satgas Covid-19 Sulsel, Husni Thamrin, Jumat (9/4/2021).

Dengan kelonggaran tersebut, Husni berharap masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan. Setiap masjid diingatkan selalu mengimbau jemaah agar tetap patuh protokol kesehatan.

Baca Juga : Masyaallah, 2030 Ramadan Berlangsung 2 Kali Setahun

"Pakai masker, jaga jarak, bawa sajadah sendiri, dan lain-lain," tambahnya.

Untuk mengontrol kepatuhan jemaah terhadap protokol kesehatan, kini sudah ada petugas Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

 

"Sekarang sudah ada PPKM mikro yang berbasis RT/RW. Itu yang melakukan pengawasan di 24 kabupaten/kota yang ada. Dan itu langsung kontrol dari Kemendagri, bukan bupati. Cuma kan tentu bervariasi. Yang aktif itu yang ada kasusnya. Tergantung wilayah tapi mereka tetap siaga," sambungnya.

Baca Juga : Jelang Idulfitri, Pasokan dan Harga Pangan Stabil

Selain itu, Husni juga mengatakan masyarakat yang kurang sehat apalagi jika terkena Covid-19 diminta tidak salat tarawih di masjid.

Sponsored by MGID

"Sebaiknya jika diketahui positif jangan ke masjid dulu. Tapi yang mesti ketat adalah contact tracing-nya. Jangan sampai ada yang sudah tertular dan tetap ke masjid. Kalau dilakukan contact tracing dan ternyata positif lebih baik (masjid) tutup dulu, jangan sampai meluas," sebutnya.

Husni juga menyebut, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona adalah dengan melakukan tarawih di masjid kompleks perumahan masing-masing.

Baca Juga : Suaminya Poligami, Wanita Ini "Sogok" Imam Rp2 Juta agar Mendoakan Suaminya saat Salat Tarawih

"Yang terpenting juga sebenarnya masjid itu untuk lingkungannya sendiri. Jangan menerima orang luar karena itu yang rawan. Artinya orang-orang yang betul-betul sudah saling kenal. Cuma masalahnya kan masjid kita tidak semua begitu. Masjid Raya misalnya atau Islamic Centre," bebernya.

 

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Syukur
#ramadan #Tarawih