Sabtu, 03 April 2021 15:02

Penyerangan di Gedung Capitol Tewaskan Polisi, Amerika Serikat Pastikan Tak Terkait Terorisme

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: AP News.
Foto: AP News.

"Tampaknya tidak ada kaitannya dengan terorisme," kata Kepala Kepolisian Distrik Columbia, Robert Contee.

RAKYATKU.COM - Terjadi penyerangan dua petugas kepolisian dekat Gedung Capitol Amerika Serikat (AS). Kejadian ini menewaskan seorang polisi. Pelaku disebut tidak terkait aksi terorisme.

Dilansir AFP, Sabtu (3/4/2021), penyerangan dengan menabrakan mobil oleh orang tidak dikenal (OTK) kepada dua petugas polisi Capitol AS terjadi di luar gedung. Usai menabrakan mobil pelaku sempat keluar dan menyerang petugas kepolisian dengan pisau.

Upaya pelaku digagalkan usai petugas kepolisian melepaskan tembakan ke arah pelaku. Dua polisi Capitol AS beserta pelaku dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga : Gawat! Covid-26 dan Covid-32 akan Muncul, Makanya Amerika Ngotot Selidiki Asal-Usul Covid-19

Kepala Kepolisian Distrik Columbia, Robert Contee, menyebut salah satu petugas kepolisian dan pelaku tewas akibat penyerangan itu.

Contee memastikan penyerangan itu tidak terkait aksi terorisme. "Tampaknya tidak ada kaitannya dengan terorisme," ucapnya kepada wartawan.

 

Gedung Capitol AS di-lockdown usai penyerangan terjadi di luar gedung terhadap petugas Kepolisian Capitol AS.

Baca Juga : Berkat Google Earth, Pria yang Hilang 20 Tahun Lalu Ditemukan Tinggal Tulang di Dalam Mobil

"(Polisi Capitol AS) menanggapi jalur akses kendaraan North Barricade di sepanjang (Constitution) Avenue untuk laporan seseorang menabrakkan kendaraan ke dua petugas polisi Capitol Amerika Serikat (USCP)," ucap polisi Capitol Amerika Serikat.

#Capitol Hill #Amerika Serikat #Terorisme