Rabu, 17 Maret 2021 20:50

Terkait Pengadaan Barang dan Jasa, Plt Gubernur Sulsel Ingatkan Jajaran Agar Berhati-hati

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Terkait Pengadaan Barang dan Jasa, Plt Gubernur Sulsel Ingatkan Jajaran Agar Berhati-hati

Andi Sudirman Sulaiman berharap Inspektorat menjadi dokter pribadi bagi OPD-OPD.

RAKYATKU.COM - Pelaksana tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan terima kasih atas peran KPK dan BPKP yang senantiasa membantu dan melakukan pendampingan kepada Pemprov Sulsel.

Hal ini disampaikan Andi Sudirman Sulaiman saat membuka rapat koordinasi pengadaan barang dan jasa se-Sulsel di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/3/2021). Ia pun mengajak semua jajarannya untuk bekerja secara profesional dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Kita harus berusaha dan memperbaiki terus dan ada niat untuk ke depan. Menunjukkan komitmen untuk menjaga integritas, ada KPK dan BPKP bersama (mendampingi)," kata Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga : Plt Gubernur Bangga, Sulsel dan 9 Kabupaten/Kota Masuk Top 99 Inovasi

Dalam rakor yang juga diikuti Kepala Inspektorat Daerah se-Sulsel, serta kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) se-Sulsel tersebut, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pelayanan harus sampai ke masyarakat.

Namun, ia mengingatkan untuk selalu berhati-hati saat mengambil tindakan yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. Ia pun berharap Inspektorat untuk menjadi dokter pribadi bagi OPD-OPD.

 

"Harus hati-hati, tepat sasaran. Kita harap agar pelayanan masyarakat sudah sampai ke masyarakat," pesannya.

Baca Juga : KPK Pastikan Perkara Nurdin Abdullah Rampung sebelum Masa Penahanan Habis

Sementara itu, Kasatgas Korsupgah KPK Wilayah IV, Niken Aryati mengatakan, pihaknya berfokus untuk melakukan pencegahan dan penindakan. Ia pun mengingatkan agar fokus penganggaran untuk penanganan Covid-19 dan PEN tepat sasaran.

"Jangan ada kejadian-kejadian seperti itu lagi. Ketika diberi amanah dalam PEN dan Covid-19, kami harap bisa prioritas dan harus dimanfaatkan untuk masyarakat," katanya.

Ia pun mengajak untuk bersinergi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Sistem transparansi disebut perlu untuk selalu dilaksanakan tanpa ada intervensi-intervensi tertentu.

Baca Juga : Salah Satunya Edy Rahmat, 6 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Agung Sucipto Hari Ini

"Kita harus menatap ke depan dan optimis. Mari kita kawal bersama-sama. Intinya harus transparansi. Kita harus minimalkan, mari bapak/ibu untuk meningkatkan independen. Kalau ada yang intervensi, lapor ke kami," tegasnya.

Penulis : Syukur
#gubernur sulsel #Andi Sudirman Sulaiman #KPK