Minggu, 07 Maret 2021 13:33

Bukannya Diberi Bantuan, Wanita yang Punya 31 Jari Ini Sering Disebut Penyihir oleh Tetangganya

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: metro.co.uk
Foto: metro.co.uk

Wanita ini punya 31 jari. Dia sering disebut "penyihir" oleh para tetangganya.

 


RAKYATKU.COM - Seorang wanita di India yang bernama Kumari Nayak, memiliki jumlah jari mencapai 31. Dia memiliki 19 jari kaki dan 12 jari tangan.

Kelainannya ini membuat namanya tercatat dalam Guinness World Records karena memiliki jari terbanyak di dunia. Namun, bagi Kumari ini bukanlah sesuatu yang layak dibanggakan. Wanita berusia 63 tahun ini justru stress dengan kelainannya tersebut. Dia sering disebut "penyihir" oleh para tetangganya.

Baca Juga : Viral, Video Oknum Kades Adu Mulut dengan Oknum KTU Puskesmas di Wajo, Ini Kronologinya

Tetangganya juga selalu berusaha menghindari berpapasan dengan Kumari di jalan. Ironisnya, para tetangga terkadang datang untuk melihat dia, tapi bukan untuk membantu. Mereka cuma melihat, mencibir, lalu pergi. Mereka menganggap Kumari tontonan azab.

Karena itulah, Kumari lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah agar tidak dicibir tetangga.

 

"Saya dilahirkan dengan kondisi cacat seperti ini dan saya tidak diperlakukan dengan baik karena berasal dari keluarga miskin. Sudah 63 tahun saya mengalami kondisi ini,” ceritanya dikutip dari keepo.me.

Baca Juga : Pemberi Mengaku Hanya Menunggu Kematian, Penarik Becak Ini Diberi Warisan Rp2 Miliar

Memang, tidak semua tetangganya di distrik Ganjam di Odisha tersebut jahat. Ada juga yang perhatian kepadanya. Salah satu tetangganya menceritakan mengapa Kumari kerap dicibir. Warga setempat rupanya masih sangat percaya akan takhayul.

Sponsored by MGID

"Aku tahu dia memiliki masalah medis dan tidak ada hubungannya dengan apa yang orang lain percaya, aku merasa sangat kasihan padanya karena dia tidak mampu untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.

Kondisi miris yang dialami oleh Kumari ini membuat Pejabat Pemerintah di India menawarkan bantuan. Mereka merenovasi rumahnya dan juga memberikan uang pensiun. Selain itu, pemerintah berusaha memberi sosialisasi kepada warga setempat, bahwa Kumari bukanlah aib. Dia menderita kelainan bawaan lahir dan bukan untuk dicela.

Baca Juga : Bikin Geger, Dokter Gadungan Datangi Satu per Satu Pasien sambil Katakan "Hidupmu Tak Lama Lagi"

"Kami mengetahui situasinya dan telah menawarkan semua bantuan yang bisa kami berikan. Kami juga memberikan pengetahuan kepada tetangganya untuk memperlakukannya dengan cinta dan kasih sayang dan bahwa dia bukan penyihir," kata seorang juru bicara departemen administrasi setempat.

Sponsored by advertnative
 
#viral #Unik