Jumat, 05 Februari 2021 10:42
Ilustrasi
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM - Sepucuk surat diduga dari tahun 1969 ditemukan oleh suami Rosa Beckerton bernama Peter (67). Namun, surat tersebut bukanlah surat yang biasa saja. Surat tersebut berisi ramalan yang dinilai cukup akurat dengan kondisi terkini dunia.

 

Surat ini ditemukan oleh Peter saat merenovasi sofa lama untuk kliennya. Diketahui surat tersebut bertanggal 23 Februari 1969 dan ditulis oleh seorang gadis berusia sekolah yang membayangkan keadaan dunia pada tahun 1980an.

Dalam surat tersebut, tertulis prediksi-prediksi yang menjadi imajinasi sang penulis di masa depan.

Baca Juga : Heboh, Pria Memakai Kaos Oblong Bersarung Biru Munculkan Uang dari Balik Bantal

Isi dalam surat tersebut dinilai sangat akurat karena menggambarkan perubahan teknologi yang besar. Bahkan, surat tersebut juga memprediksi akan adanya revolusi Zoom.

 

"Pada tahun 1969 telepon adalah benda kotak persegi dengan penerima di atasnya. Tapi sekarang masih ada, tapi Anda bisa melihat orang yang Anda ajak bicara, karena ada layar di mana Anda bisa melihat orang-orang. Ini seperti televisi," tulis surat tersebut.

Dalam surat tersebut, identitas pasti sang penulis tidak ditemukan. Namun, surat tersebut diketahui ditulis oleh gadis berusia 11 tahun. Selain itu, ditemukan koreksi dan komentar seorang guru yang tertulis dengan pena berwarna merah.

Baca Juga : Wanita Ini Cek Rekening Bank Setelah 60 Tahun, Perubahan Saldonya Bikin Kaget

Dalam surat tersebut juga tertulis mengenai bayangan seperti apa dirinya di masa depan. Diketahui, sang penulis membayangkan jika dirinya adalah seorang yang bekerja di bank dan sudah menikah.

Dia mengatakan dirinya akan menyiapkan teh untuk suaminya saat pulang. Sang penulis juga membayangkan jika pintu rumah mereka terbuat dari ‘listrik’ dan dioperasikan dengan tombol tekan.

Baca Juga : Viral Petani Ukraina "Curi" dan Tarik Tank Rusia Pakai Traktor

Rosa mengaku suaminya belum pernah menemukan hal semacam surat tersebut selama ini. Suaminya mengaku sangat terkejut dan tidak percaya dengan apa yang ia temukan. Rosa pun mengaku membagikan penemuan tersebut dengan harapan agar sang penulis dapat mengenali surat tersebut.

“Saya hanya ingin membagikannya dengan harapan mungkin penulis dapat melihatnya dan mengenalinya,” terang Rosa.