RAKYATKU.COM,PAREPARE -- Kota Parepare tengah bersiap menghadapi verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang akan dilakukan Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Verifikasi dijadwalkan Februari 2021.
Persiapan menghadapi verifikasi ini dirapatkan bersama SKPD driver di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), BKD, Bappeda, Inspektorat di ruang rapat Bappeda Parepare, Rabu (27/1/2021).
Rapat koordinasi dibuka Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen mewakili kepala Bappeda.
Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Peran Strategis Alumni IPM/IRM dalam Pembangunan Daerah
Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang secara teknis menjelaskan, ini merupakan rapat pemantapan dalam menghadapi verifikasi Tim Kementerian P3A.
"Dan yang menggembirakan, berdasarkan skoring awal yang telah dilakukan tim provinsi, alhamdulillah Parepare berada dalam kategori mentor," ungkap Dede.
Mentor merupakan kategori tertinggi dalam penilaian pengarusutamaan gender (PUG).
Baca Juga : Halal Bihalal Smansa, Wali Kota Parepare Tasming Hamid: Alumni Punya Peran Besar dalam Pembangunan Kota
Dede mengemukakan, merupakan prestasi yang sangat menggembirakan apabila skoring tersebut dapat dipertahankan sampai dengan tim dari pusat melakukan verifikasi atau penilaian.
Itu berarti Parepare berpeluang naik kelas karena dalam penilaian sebelumnya Parepare hanya menempati predikat madya.
Dede mengungkapkan, inovasi terbaru yang ditawarkan oleh Tim Penyusun APE Pemkot Parepare yaitu PPRG (Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender) di tingkat kelurahan yang tersebar di empat kecamatan sangat diapresiasi oleh DP3A Provinsi Sulsel. Itu karena menjadi inovasi pertama kali di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : TSM Tetap Hadir untuk Warga, Melayat ke Rumah Duka di Hari Kedua Usai Lebaran
"Tak heran jika Pemerintah Kabupaten Pangkep telah melakukan studi tiru dengan inovasi Parepare," kata Dede.
Karena itu, Dede mengharapkan SKPD, swasta, maupun stakeholder pendukung lainnya mendukung Tim Penyusun APE dengan memberikan data dan informasi yang sesuai dengan apa yang ada di tempat masing-masing.
"Sehingga diharapkan jawaban-jawaban yang tertuang dalam skoring penilaian sesuai dengan dokumen yang telah diserahkan kepada Tim Penyusun APE," harap Dede.
Baca Juga : Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare Hadiri Sholat Ied di Lapangan Andi Makkasau
Kepala Bidang Kesetaraan Gender DP3A Parepare, Sriyanti Ambar membenarkan Parepare berpeluang meraih kategori mentor dalam penghargaan APE nanti.
"Nilai mentor untuk tahun ini hanya Bone, Sidrap, Parepare. Namun menurut provinsi, Parepare bagus sekali progresnya," beber Sriyanti.
Namun kepastian itu, kata Sriyanti, masih menunggu verifikasi dari tim independen. Dan jawaban-jawaban saat verifikasi nanti sangat menentukan.
Baca Juga : Cucu Ulama Kharismatik AGH Muhammad Abduh Pabbajah Jadi Khatib Salat ID di Alun-alun Kota, Ini Profilnya
"Kami berharap Pak Wali Kota atau Pak Sekda yang memaparkan saat verifikasi nanti. Karena itu akan membuat Parepare bisa bertahan di kategori mentor. Insya Allah Parepare bisa naik kelas dari penilaian sebelumnya," kata Sriyanti.
Anugerah Parahita Ekapraya (APE) ini adalah penghargaan terhadap prakarsa dan prestasi yang dicapai dengan menunjukan kondisi kesejahteraan orang lain dalam kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah.