Kamis, 14 Januari 2021 09:49

Pernah Dilantik Wali Kota "Beruntung", Ini Kisah Dokter Anak di Pematangsiantar yang Ketiban Untung

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
dr Susanti Dewayani SpA
dr Susanti Dewayani SpA

Susanti Dewayani seorang dokter spesialis anak. Dia baru saja pensiun sebagai dokter sekaligus sebagai PNS jelang maju pilkada.

RAKYATKU.COM - Kisah di Pematangsiantar benar-benar unik. Bukan hanya karena dua calon wali kota terpilih meninggal dunia sebelum dilantik.

Kisah para wakil mereka juga menarik. Pada Pilkada 2020, Asner Silalahi yang baru saja menang atas kolom kosong, meninggal sebelum dilantik. 

Wakilnya, dr Susanti Dewayani yang ketiban untung. Sesuai aturan, dia yang otomatis akan dilantik menjadi wali kota. Pengganti Asner. Tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Baca Juga : 

Susanti Dewayani seorang dokter spesialis anak. Dia baru saja pensiun sebagai dokter sekaligus sebagai PNS jelang maju pilkada.

Terakhir, dia menjabat direktur RSUD Djasamen Saragih. Dia menjabat selama tiga tahun. Sejak 2017.

Nah, yang menarik, Susanti Dewayani diangkat menjadi direktur RSUD Djasamen Saragih oleh Hefriansyah, wali kota saat itu.

 

Apa menariknya? Hefriansyah senasib dengan Susanti. Pada Pilkada, Hefriansyah maju berpasangan Hulman Sitorus. Dia berstatus calon wakil wali kota. Singkat cerita, mereka menang pilkada.

Namun, sebelum pelantikan, Hulman Sitorus. Jadilah Hefriansyah yang dilantik menjadi wali kota. Nah, pada 2017, Hefriansyah melantik Susanti menjadi direktur rumah sakit.

Ternyata keberuntungan Hefriansyah menular. Kali ini giliran Susanti yang bakal dilantik menjadi wali kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Susanti seorang dokter spesialis anak. Dia menyelesaikan pendidikan kedokteran di UGM. Sedangkan gelar spesialis anak diperoleh dari Universitas Sumatera Utara.

Berikut profil lengkap dr Susanti:

 

#Susanti Dewayani #pematangsiantar