Kamis, 07 Januari 2021 23:02
Foto: AP.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM - Jepang bersiap mendeklarasikan keadaan darurat terkait pandemi COVID-19 untuk Tokyo dan tiga kawasan terdekat. Itu karena jumlah kasus yang terus meningkat di berbagai penjuru negara.

 

Katsunobu Kato, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, mengatakan dalam konferensi pers, Rabu (6/1/2020) waktu setempat, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah-langkah efektif dan kuat untuk mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh orang-orang yang makan di luar rumah.

Deklarasi ini tidak akan memberlakukan sanksi bagi para pelanggarnya, tetapi akan berfungsi sebagai permintaan yang kuat bagi orang-orang untuk bekerja dari rumah, mengurangi kegiatan di luar rumah, dan tidak makan di restoran.

Baca Juga : Unismuh Makassar dan SMARTI Resmi Jalin Kerjasama

Restoran diminta untuk tutup pada jam 20.00 waktu setempat. Para pejabat mengatakan sekolah, klub kebugaran, dan bioskop kemungkinan akan tetap buka, dengan memberlakukan social distancing.

 

Jepang mengalami situasi darurat serupa pada April tahun lalu, sehingga akhirnya keadaan darurat diperluas dan diterapkan secara nasional, untuk menurunkan jumlah kasus.

Jumlah kasus baru COVID-19 harian di Jepang meningkat pesat akhir-akhir ini dan kini mencapai lebih dari 3.000 per hari.

Baca Juga : Perdana Menteri Jepang Melakukan Kunjungan ke Ukraina 

Jumlah kasus baru harian di Tokyo mencapai 1.278 pada Selasa (5/1/2021), mendekati rekor yang dicapai pada malam tahun baru, yakni 1.337.

Menurut Kementerian Kesehatan, Jepang memiliki sekitar 240 ribu kasus secara nasional dengan lebih dari 3.600 kematian.

Sumber: VOA Indonesia