Rabu, 23 Desember 2020 11:03
Peta Antartika.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM - Selama satu tahun Antartika bebas infeksi virus corona. Namun, kini ada yang terkena Covid-19 di sana. Ada 36 kasus terkonfirmasi yang dilaporkan pada Selasa (22/12/2020).

 

Mengutip pemberitaan CNN Indonesia, puluhan orang terjangkit tersebut berkebangsaan Chile.

Puluhan orang terjangkit ini tinggal di Pangkalan Militer Chile Jenderal Bernardo O'Higgins Riquelme. Basis ini satu dari 13 kamp aktif negara itu di Antartika.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Ingatkan Varian Baru Covid-19

Pangkalan O'Higgins terletak dekat dengan ujung paling utara Semenanjung Antartika di Antartika Barat. Letaknya cukup jauh dari pangkalan Australia yang berada di Antartika Timur.

 

Pangkalan O'Higgins bahkan digambarkan oleh salah satu situs perjalan sebagai tempat yang sulit dijangkau "bahkan dari sudut pandang orang Antartika".

Dilansir ABC News, Australia mengirim sekitar 250 orang untuk melakukan ekspedisi ke stasiun Davis, Mawson, Casey, serta Pulau Macquarie pada musim ini.

Baca Juga : Waspada! COVID-19 Varian XBB Terdeteksi di Indonesia

Jumlah itu setengah lebih sedikit dari staf yang biasanya ditugaskan ke stasiun-stasiun di Antartika tersebut.

Menurut situs web Divisi Antartika Australia (AAD), hanya staf yang dianggap krusial perannya dikirim untuk menjaga stasiun penelitian tetap beroperasi dan memantau kehidupan liar serta iklim di kawasan kutub selatan itu.

Para petugas ekspedisi juga diisolasi selama dua pekan di Horbart dan di tes corona sebanyak tiga kali sebelum melakukan perjalanan ke Antartika.

Baca Juga : Berlaku 17 Juli 2022, Kemenhub Terbitkan Surat Edaran Perjalanan Dalam dan Luar Negeri

Komite Ilmiah Wilayah Antartika pun terus meneliti bagaimana pandemi Covid-19 selama setahun terakhir mempengaruhi Antartika.

ABC News telah menghubungi AAD, Dewan Manajer Program Antartika Nasional, dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk memberikan komentar terkait laporan ini.

Kedutaan Besar Chile di Australia, badan penelitian Antartika, Instituto Antartico Chileno, juga telah dimintai tanggapan terkait kabar puluhan kasus corona di Kutub Selatan tersebut.