Senin, 23 November 2020 22:18

Sudah Dua Pekan Dilapor, Debt Collector yang Sita Mobil Pedagang Buah Belum Ditangkap

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sudah Dua Pekan Dilapor, Debt Collector yang Sita Mobil Pedagang Buah Belum Ditangkap

Pengacara Daeng Tiro menganggap Polres Bantaeng tidak serius dalam menindaklanjuti kasus penyitaan mobil yang disertai perampasan buah dagangan.

RAKYATKU.COM - Sudah dua pekan Daeng Tiro meradang. Mobil pikap bernomor polisi DD 8677 XR, miliknya, disita oknum debt collector, 9 November 2020.

Mobil itu disita di jalan poros Bantaeng-Bulukumba. Saat itu, mobil sedang penuh buah-buahan jualan. Mirisnya, debt collector ikut membawa serta buah-buahan jualan itu.

Itu sebabnya Daeng Tiro lewat kuasa hukum, Amin Rais melapor ke polisi. Mereka melaporkan kasus pencurian buah-buahan.

Baca Juga : 

Sayangnya, respons polisi terkesan lamban. Hingga saat ini, belum satupun pelaku ditangkap dan ditetapkan tersangka.

"Polres Bantaeng terkesan tidak serius. Padahal telah diperiksa dua orang saksi dari pihak pelapor. Sampai saat ini belum ada tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak penyidik,
dalam kasus tersebut," katanya, Senin (23/11/2020).

"Bukti-bukti petunjuk untuk memanggil terduga pelaku sudah sangat kuat karena pelaku diduga debt collector dari SMS Finance," tambahnya

 

Salah seorang debt collector di Bulukumba, Ciwang bersaksi bahwa ada empat orang yang menjemput mobil Daeng Tiro. Termasuk buah-buahan jualannnya.

Ciwang menyebut, pelaku juga sempat menggoreng pisang jualan tersebut. Dia menyayangkan pelaku yang turut menyita barang dagangan. Padahal, tidak ada hak perusahaan pembiayaan pada barang dagangan itu.

Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri mengatakan para pelaku sudah dikantongi identitasnya. Mereka berjumlah tujuh orang.

"Sementara dicari dan sudah ada bukti-bukti petunjuk. Yang jelas unit tersebut akan dijemput. Dan para pelaku sudah ditahu mi identitasnya," tutup Sandri

 

Penulis : Samsul Lallo
#bantaeng