Rabu, 21 Oktober 2020 17:39
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Warga Jalan Ketimun Barat, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, mengeluhkan rusaknya jalan di daerahnya. Kondisinya yang berlubang, mengakibatkan jalan menjadi berlumpur dan digenangi air ketika musim hujan. Sangat tidak nyaman dilalui.

 

Salah satu warga, Syamsul Alam mengakui, jalanan yang terletak di samping SDN 34 itu, merupakan satu-satunya akses yang tiap hari dilalui 20 lebih kepala keluarga.

Syamsul mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan setempat, untuk melakukan perbaikan. Namun hingga kini belum diperbaiki.

Baca Juga : Lutfi Hanafi Ajak Bupati Pangkep Foto Bareng Usai Nyoblos di TPS

"Sudah saya lapor ke lurah dan sudah diukur. Tapi katanya belum bisa diperbaiki nanti bulan Februari katanya. Karena uang perbaikan itu dialihkan ke penanganan pandemi Covid-19 yang katanya lebih mendesak kebutuhannya," kata Syamsul saat ditemui, Selasa (20/10/2020), kemarin.

 

Syamsul menduga, genangan air ini terjadi akibat buruknya drainase. Dan ternyata, rusaknya jalan ini sudah pernah memakan korban jiwa.

"Dulu ada kejadian orang meninggal karena jatuh di got samping jalan itu. Ceritanya dia ke masjid naik sepeda mau salat subuh. Tapi karena hujan dan air tergenang di jalan itu, dia nda lihat got di sampingnya akibatnya jatuh. Katanya dia pakai jas hujan, mungkin tertutupi pernapasannya jadi meninggal di got situ. Makanya sejak kejadian itu dipasang penutup paritnya," kata Ancu sapaan akrab Syamsul.

Baca Juga : Besok Pencoblosan, Anir-Lutfi ke Pemilih: Awali dengan Basmalah

Ancu yang sehari-hari bekerja sebagai penjual ikan ini menambahkan, solusi sementara yang dibutuhkan warga sekitar, yakni penimbunan pasir agar tidak menambah parah kerusakan jalanan.

"Maunya kalau memang belum bisa diperbaiki, baiknya ditaruh pasir biar tidak becek. Cemburu ki juga lihat jalanan di sebelah sudah bagus, bisa lewat mobil. Kayaknya cuma di sini yang belum bagus. Bagus semua mi itu di samping," katanya, menyinggung.

Anggota tim kampanye Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi), Ita mendapat kabar terkait kerusakan jalan tersebut. Ita mengatakan, jalan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang seharusnya telah selesai dibangun.

Baca Juga : Kawal Pemungutan Suara, Anir-Lutfi Siapkan 2.100 Saksi di Semua TPS

"Jalan itu infrastruktur dasar, artinya kebutuhan sehari-hari masyarakat untuk berinteraksi, melakukan kegiatan ekonomi, sosial jadi jangan sampai ada hambatan di situ. Kalau ada kerusakan akan mengganggu aktivitas ekonomi dan menggangu kebutuhan masyarakat," kata Ita, Rabu (21/10/2020).

Dia menjelaskan, dari pandangan paslon nomor urut 4 ini, kebutuhan dasar masyarakat tersebut pasti akan menjadi prioritas satu-satunya calon bupati perempuan Pangkep ini. Konsep infrastruktur dasar paslon dengan tagline Pangkep Sejahtera ini, akan dilakukan melalui pembangunan gerbang kota Pangkajene. Sehingga hal yang mendasar seperti akses jalan pasti menjadi prioritas Anir-Lutfi.

Selain gerbang dan jalan, masyarakat Pangkep juga bakal menikmati konsep pembangunan sungai dan jembatan Pangkajene untuk dimanfaatkan sebagai usaha dan wisata kota.