Jumat, 09 Oktober 2020 17:26
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Belum ada kandidat yang seberani Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman). Mereka menargetkan menjadikan Kota Makassar zona hijau Covid-19 dalam 100 hari.

 

Janji itu tergolong fantastis. Dalam tujuh bulan terakhir, akumulasi Covid-19 di Makassar tercatat 8.693 kasus positif. Jika dirata-ratakan, maka ada 1.200 kasus per bulan.

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah sudah dua kali mengganti karteker atau penjabat wali kota. Nyatanya, penularan masih terus terjadi. Masih cukup mengkhawatirkan.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Indonesia Meningkat Lagi, Kini Total 6.080.451

Membaca masalah itu, Appi-Rahman datang dengan menjadikannya sebagai program utama. Targetnya, mengembalikan Makassar menjadi zona hijau Covid-19 dalam 100 hari kerja. Itu jika terpilih sebagai wali kota.

 

Pada sisi lain, program utama juga membangkitkan kembali perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Keduanya saling berkaitan.

Tak sekadar janji. Appi-Rahman membuktikan langsung lewat aksi nyata. Antara lain dengan menerjunkan tim Duta Sehat dan Satgas Kesehatan Covid-19.

Baca Juga : Aturan Mudik Lebaran: Wajib Pakai Masker Tiga Lapis, Dilarang Teleponan

Duta mengajak masyarakat secara masif agar menaati protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sementara Satgas Kesehatan melakukan sterilisasi.

Appi-Rahman saat ini menjadi satu-satunya calon kepala daerah di Indonesia yang bersedia menyiapkan tempat isolasi mandiri. Diberi nama Wisma Isolasi Mandiri Appi-Rahman di Jalan Pandang Raya Makassar.

Semua itu dilakukan, demi membawa Makassar segera terbebas dari virus mematikan ini agar bisa membawa perekonomian Makassar kembali bergairah seperti sebelum pandemi Covid-19 ini melanda warga.