RAKYATKU.COM,PAREPARE - Pandemi Covid-19 membuat banyak orang menjadi lebih kreatif. Direktur Rumah Sakit Andi Makkasau, dr Renny Anggraeni Sari salah satunya.
Selama pandemi, warga dibatasi berkunjung ke rumah sakit. Khawatir tertular virus corona.
Nah, kondisi ini mendorong dr Renny membuat inovasi pelayanan. Diberi nama Sehat Dalam Genggaman Kita (Salamaki).
Baca Juga : RSUD Andi Makkasau Gelar Workshop Pengadaan Barang dan Jasa
Salamaki dalam bahasa Bugis bisa bermakna "selamat". Juga bisa diartikan, "semoga Anda selamat/sehat".
Inovasi ini memberi kemudahan pelayanan konsultasi dokter secara online. Pasien tidak perlu ke rumah sakit. Mereka bisa berkonsultasi langsung dengan dokter ahli dari rumah.
Tidak sekadar konsultasi, juga termasuk peresepan hingga pengantaran obat.
Inovasi ini mendapat pengakuan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. Inovasi dr Renny di masa pandemi Covid-19 ini meraih penghargaan kategori The Best Innovation terbaik III.
Inovasi ini sekaligus mengantar dr Renny lulus dalam Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan VIII dengan predikat sangat memuaskan.
Piagam penghargaan diserahkan Kepala PKP2A LAN RI Makassar, Dr Andi Taufiq kepada dr Renny Anggraeni Sari di Makassar, Jumat (2/10/2020).
Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi
"Alhamdulillah saya lulus dengan predikat sangat memuaskan, dan Salamaki dapat penghargaan inovasi terbaik peringkat III," ujar Renny kepada Rakyatku.com, Sabtu (3/10/2020).
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengaku bangga dengan raihan reformer asal Parepare yang mendapat penghargaan.
"Semoga penghargaan para reformer ini bisa menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat," harapnya.
Baca Juga : Komitmen Jaga Mutu Layanan RSUD Andi Makkasau Diganjar Penghargaan