Rabu, 16 September 2020 23:02
Ilustrasi
Editor : Fathul Khair Akmal

RAKYATKU.COM - Vaksinasi Covid-19 diupayakan mulai akhir tahun 2020. Tetapi prioritas pertama yang memperolehnya adalah para tenaga kesehatan agar mereka tidak lagi mudah sakit bahkan meninggal karena penyakit itu.

 

Hal itu diungkapkan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir di Jakarta, Selasa 15 September 2020.

Diprioritaskannya para tenaga kesehatan untuk memperoleh vaksin merupakan strategi pemerintah untuk pemulihan kesehatan dan ekonomi Indonesia.

Baca Juga : Gebyar Vaksin Covid-19, Pemkab Gowa Siapkan Doorprize Puluhan Sepeda Motor

Hal itu juga merupakan komitmen pemerintah untuk memberi perlindungan total kepada perawat yang selama ini berjibaku melawan penyakit paru itu.

 

Pemerintah bersama seluruh pihak yang terkait, kata Erick, terus berusaha memperbaiki sistem yang sudah berjalan, sehingga upaya yang terus dilakukan tersebut dapat meningkatkan perlindungan bagi dokter dan perawat serta tenaga medis lain yang berada di garda terdepan dalam penanganan wabah Covid19 dikutip dari minews.id.

Selain itu komite berupaya melakukan perbaikan terus menerus seperti melakukan operasi yustisi dilakukan agar isolasi kepada orang tanpa gejala tidak terpusat di rumah sakit, tetapi fasilitas yang sudah diberikan termasuk di Wisma Atlet di Jakarta.

Baca Juga : Pria Ini Divaksinasi 90 Kali demi Jual Kartu Vaksin Palsu

Bisa juga memberikan tempat-tempat isolasi yang juga mumpuni untuk mereka yang tidak mempunyai rumah secara memadai.

Selain itu, pihaknya juga berharap rumah sakit bisa segera mendaftarkan sesuai dengan program yang sudah ditandatangani antara BUMN dengan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), khususnya Program Aksa Mandiri, sehingga dengan asuransi ini, tentu mohon maaf bukan bermaksud apa-apa, tetapi bisa membantu para tenaga kesehatan yang kebetulan sudah mendahului kita semua.