RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Beberapa permasalahan pelanggan yang sering dikeluhkan terkait kondisi pelayanan PDAM Kota Makassar.
Seperti, kebocoran pipa, tidak dapat air, sampai pada lonjakan pembayaran rekening air secara tiba-tiba.
Persoalan kebocoran terjadi dan tidak dapat suplai merupakan salah satu kegiatan rutinitas dari petugas teknik Perumda Air Minum Kota Makassar.
"Kebocoran pipa salah satu penyebab dari tidak lancarnya distribusi air, bahkan bisa menyebabkan pelanggan tidak mendapatkan suplai air sampai pada air berbau," kata Humas Perumda Air Minum Makassar, Rusli.
Olehnya, karena faktor-faktor inilah sehingga sangat diharapkan kepada seluruh pelanggan dan masyarakat untuk segera melaporkan ke PDAM jika menemukan kebocoran pipa.
Selain itu ada hal sangat penting untuk dilakukan. Kerja sama bahkan sampai pada interaksi antara petugas PDAM dengan pelanggan memberikan kemudahan akses kepada petugas baca meter.
"Meter merupakan salah satu alat pengukur dan merupakan pengadil antara PDAM dengan konsumen. Karena ini adalah alat ukur dalam memberikan nilai pemakaian air yang berujung kepada pembayaran rekening air," katanya.
"Masalah yang sering timbul pada permasalahan ini adalah ketika petugas baca meter tidak dapat mengakses secara langsung fisik-fisik meter kita sehingga harus memasukkan angka taksasi atau angka perkiraan yang menyebabkan menumpuknya angka di dalam meter atau sebaliknya," urai Rusli.
Untuk menghindari kejadian seperti ini, manajemen Perumda Air Minum Kota Makassar mengambil langkah pemutusan sementara jika dalam dua bulan berturut-turut petugas tidak dapat membaca angka meter pelanggan secara langsung.
Tindakan ini sangat bijak agar tidak menimbulkan permasalahan lebih besar dan kerugian antara kedua belah pihak. Sebab, interaksi antara petugas dengan pelanggan sangat dibutuhkan untuk mengurangi berbagai permasalahan kesalahan pencatatan.
Termasuk meminimalkan ketidaktahuan pelanggan terhadap kebocoran instalasi dalam rumah. Seorang petugas baca meter selain bertugas mengambil data angka meter, mereka juga harus mampu menganalisa pemakaian pelanggan dan hal-hal lain yang sering terjadi pada meteran. Misalnya meter macet, buram dan kebocoran instalasi dalam rumah dan lainnya.
Berikut tips mencegah terjadinya lonjakan pembayaran:
1. Rawatlah meter Anda dengan baik dan bersihkan setiap saat;
2. Jangan biarkan ada tumpukan benda-benda berat di sekitar meteran air Anda;
3. Permudah letak meter untuk diakses pembaca meter;
4. Periksa setiap saat meteran air Anda utamanya pada malam hari (tekanan air kuat) dengan cara:
Tutup semua keran dalam rumah Anda dan periksa putaran meter. Jika berputar, berarti indikasi terjadi kebocoran instalasi dalam rumah Anda.
5. Adakan komunikasi dengan petugas baca meter dengan mengambil nomor teleponnya.
