Selasa, 25 Agustus 2020 18:31
Foto: Getty Images.
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM - Salah seorang laki-laki tertua di dunia, Freddie Blom, dari Afrika Selatan meninggal pada usia 116 tahun. Pihakn keluarga meyakinkan bahwa Blom meninggal karena sebab alami.

 

Dikutip dari Mirror, pada ulang tahunnya Blom sempat mengeluhkan lockdown untuk meredam penyebaran Covid-19 telah menjadi tantangan karena membuatnya tak bisa membeli rokok.

Selama lockdown, Blom tidak bisa menikmati kebiasaannya merokok karena berjualan alkohol dan rokok selama pandemik dilarang di Afrika Selatan atas permintaan rumah sakit.

Baca Juga : Kapal Perang Rusia dengan Rudal Hipersonik Tiba di Afrika Selatan

Blom meninggal empat bulan setelah dia ulang tahun ke-116 dan ditasbihkan sebagai salah satu laki-laki tertua di dunia oleh media-media di Afrika Selatan.

 

Blom memiliki tiga anak dari hasil pernikahannya dengan Jeanette. Dia juga tercatat memiliki lima cucu.

Tidak disebutkan tanggal pasti salah satu manusia tertua di dunia itu meninggal. Begitu pula proses pemakamannya tak dijelaskan detail.

Baca Juga : Lucile Randon, Manusia Tertua di Dunia Meninggal di Usia 118 Tahun

Blom menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan bekerja sebagai buruh. Dia baru pensiun saat usianya 80-an tahun. Pada 2018, dia sempat melakukan wawancara dengan media dan mengatakan tidak punya rahasia umur panjang.

“Hanya ada satu hal, Tuhan. Dialah pemilik kekuasaan. Saya ini tak berdaya. Saya bisa jatuh kapan pun, namun Tuhan membantu saya,” kata Blom dalam wawancara itu.

Juru bicara keluarga Blom, Andre Naidoo mengatakan dua pekan sebelum meninggal, Blom masih memotong kayu. Keluarga bangga dengan Blom yang kenal sebagai orang yang kuat.

Baca Juga : Negara Ini Akan Izinkan Perempuan Poliandri

Keluarga Blom menceritakan, Blom jatuh sakit dalam tempo tiga hari saja sebelum meninggal. Blom sudah tidak mengunjungi dokter lebih dari tiga tahun lalu. Ketika itu Blom mengatakan dia lelah terus disuntik.