RAKYATKU.COM - Pengelola dua masjid suci di Arab Saudi menunjuk 10 wanita untuk menjadi pejabat dalam jajarannya.
Pengumuman itu disampaikan ketuanya, Shekh Dr Abdul Rahman Al Sudais.
Kepresidenan mengatakan bahwa pengangkatan pemimpin perempuan diarahkan oleh Al Sudais dalam upaya untuk meningkatkan tingkat pekerjaan di kepresidenan dan berinvestasi dalam kader nasional yang berkualitas.
Badan yang bertanggung jawab atas urusan dua masjid suci di Makkah dan Madinah menunjukkan bahwa penunjukan dilakukan di berbagai departemen dan peran. Baik direktif, penasihat, pengembangan, administrasi, linguistik, teknis, teknik, administrasi, pengawas atau dalam pelayanan.
Para wanita juga ditunjuk di departemen Kompleks Raja Abdulaziz untuk kiswa dari Ka'bah, galeri arsitektur dua masjid suci, dan perpustakaan dua masjid suci.
Al Sudais sebelumnya telah mengarahkan pembentukan sejumlah departemen baru dalam kepresidenan yang berfokus pada urusan perempuan serta penataan sejumlah departemen publik yang terkait dengan urusan perempuan dalam kepresidenan.
Pekan lalu, sebuah laporan baru Otoritas Umum Kerajaan untuk Statistik (GASTAT) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran kaum muda Arab Saudi turun secara signifikan selama empat tahun terakhir.
Banyak wanita berusia antara 15 dan 34 tahun bergabung dengan angkatan kerja.
