Kamis, 13 Agustus 2020 16:05
Kondisi Jubrin Saat Ditemui Di Kandang Hewan (Foto: Kepolisian Kebbi)
Editor : Fathul Khair Akmal

 

 

RAKYATKU.COM - Kisah pilu dialami bocah laki-laki berusia 11 tahun, di Negara Bagian Kebbi, barat laut Nigeria. Bocah malang itu ditemukan oleh polisi setempat setelah dirantai di sebuah kandang hewan oleh keluarganya. Mirisnya, sang ayah malah hidup mewah dengan tiga orang istri.

Menindaklanjuti perbuatan keji keluarganya, pihak kepolisian langsung menangkap para tersangka pada hari Minggu 9 Agustus di daerah Badariya, Birnin Kebbi, ibu kota Negara Bagian Kebbi.

Baca Juga : Heboh, Pria Memakai Kaos Oblong Bersarung Biru Munculkan Uang dari Balik Bantal

Dari keterangan yang dihimpun kepolisian, bocah bernama Jubrin Aliyu itu telah dirantai di rumahnya hampir dua tahun. Untuk menyelamatkan bocah tersebut, pihak kepolisian langsung membawanya ke rumah sakit jiwa untuk dilakukan pengobatan intensif.

 

“Setelah mendapat informasi tersebut, kami bergegas ke kediaman mereka. Bocah itu kini sudah dibawa ke rumah sakit jiwa daerah Birnin Kebbi untuk pengobatan," ungkap juru bicara kepolisian, Abu Bakar.

Karena perilaku kejinya, sang ayah beserta ketiga istrinya kini sudah ditangkap dan dimintai keterangan lebih lanjut atas perbuatannya.

Baca Juga : Wanita Ini Cek Rekening Bank Setelah 60 Tahun, Perubahan Saldonya Bikin Kaget

Diketahui ibu kandung Jubrin telah meninggal sejak dua tahun lalu.

“Jubrin menderita epilepsi, karena itu dia dirantai agar tak menghilang dari rumah,” ujar salah seorang saudara tirinya dikutip dari dream.co.id.

Karena menunjukkan gejala kekurangan gizi, Jubrin segera dibawa ke rumah sakit Sir Yahaya untuk dirawat secara intensif.

Baca Juga : Viral Petani Ukraina "Curi" dan Tarik Tank Rusia Pakai Traktor

“ Kami masih memeriksa kondisi bocah itu dan melakukan penangkapan pada para tersangka, investigasi masih berlangsung,” jelas Mr Abubakar.

Saat diperiksa, kondisi kesehatan Jubrin perlu diperhatikan. Oleh karenanya, pihak rumah sakit memindahkannya ke tempat lain di daerah Sokoto.

“Bocah itu sedang mengalami kondisi kesehatan mental yang cukup memprihatinkan,” tambah Abu Bakar.

TAG