Selasa, 11 Agustus 2020 07:54
Editor : Alief Sappewali

RAKYATKU.COM - Presiden AS Donald Trump tiba-tiba dikawal dari ruang rapat Gedung Putih, Senin (10/8/2020). Tak lama setelah penembakan di luar pagar yang mengelilingi kompleks.

 

Trump kembali ke ruang konferensi pers beberapa menit kemudian. Dia mengatakan, seseorang telah ditembak oleh penegak hukum dan sudah dibawa ke rumah sakit.

Dia mengatakan, orang tersebut membawa senjata.

Baca Juga : Mobil Ketua DPC PDI-P Parepare Dikabarkan Ditembak OTK, Begini Penjelasan Polisi

"Itu penembakan di luar Gedung Putih," kata Trump seperti dikutip dari Reuters.

 

"Tampaknya terkendali dengan sangat baik. Saya tidak tahu kondisi orang tersebut," lanjutnya.

Dia mengatakan penembakan itu terjadi di dekat pagar di tepi halaman Gedung Putih.

Baca Juga : Klarifikasi Kapolrestabes Makassar Terkait Pelaku yang Ditembak Polisi

"Tidak ada orang lain yang terluka dalam penembakan itu," kata Trump.

Dia memuji respons intelijen dan mengatakan agensi memiliki rincian tentang kejadian tersebut.

"Tidak ada detailnya. Kami baru tahu sekarang," kata Trump kepada wartawan.

Baca Juga : Pasca Peristiwa Penembakan Kantor MUI, Ini Empat Imbauan Wamenag

Secret Service tidak segera menanggapi pertanyaan tentang insiden tersebut.

Beberapa menit dalam jumpa pers, Trump dibawa keluar ruangan tanpa penjelasan atas gangguan tersebut.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Russ Vought juga dibawa keluar ruangan dan pintunya dikunci.

Baca Juga : Menag Sebut Penembakan di Kantor MUI Bukan Teror

Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dia dibawa ke Oval Office di luar ruang briefing setelah dia dikawal keluar.