RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah merespon surat Lion Air dengan perihal permohonan kerjasama rapid test penumpang Lion Group di Bandara Udara Sultan Hasanuddin Makassar.
Rapid test menjadi syarat untuk naik ke pesawat bagi semua penerbangan. Persyaratan rapid test ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Pemprov akan menyediakan rapid test gratis, namun terlebih dahulu diminta kepada pihak Lion Air untuk menyediakan tempat khusus untuk calon penumpang maupun penumpangnya.
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
"Iya, kita siapkan rapid test, tapi harus disediakan dulu tempat supaya kita langsung drop di situ nanti barangnya (rapid test)," ungkap Prof Nurdin Abdullah, di sepan Area Manager UPG Lion Air Group Rony Pasla di kantor Gubernur, Selasa (29/7/2020).
Menurut dia, rapid test gratis ini untuk melakukan tracking terhadap calon penumpang maupun penumpang Lion Group.
"Kita merespon baik pengajuan kerjasama dengan Lion Group ini," tambahnya.
Rony akan aegera menyiapkan tempat untuk pelaksanaan rapid test terhadap calon penumpang Lion Air, Wings, dan Batik.
Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
Menurut Rony, bantuan alat rapid test dari Pemerintah Sulsel ini akan meringankan calon penumpang.
"Beban biaya rapid test cukup membebani calon penumpang," jelasnya.