Jumat, 10 Juli 2020 18:39

"Saya Yahudi Tak Takut Dosa," Kronologi Wanita Konsultan Lemparkan Mushaf Al-Qur'an di Makassar

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
IN
IN

Marah dituduh tukang lapor, wanita 40 tahun di Makassar berani melemparkan mushaf Al-Qur'an. Aksinya terekam video lalu viras di media sosial.

RAKYATKU.COM - Marah dituduh tukang lapor, wanita 40 tahun di Makassar berani melemparkan mushaf Al-Qur'an. Aksi wanita berinisial IN terekam video lalu viras di media sosial.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Jumat (10/7/2020), menyebut bahwa kejadian itu terjadi pada Kamis siang (9/7/2020) sekitar pukul 14.00 wita.

"Kejadiannya kemarin siang di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wajo, Kota Makassar," kata Ibrahim.

Setelah video beredar di media sosial, akhirnya diketahui wanita yang berada dalam video tersebut berinisial IN. Dia bekerja sebagai konsultan properti di salah satu perusahaan swasta yang ada di Makassar.

Aksi pelemparan Alquran bermula ketika IN ditegur salah seorang tetangga. Tetangga meminta agar dia tidak melaporkan sekelompok pria di lorong yang sedang bermain gaple.

"Ketika IN baru pulang, ia ditegur oleh Muchtar agar tidak menuduh dirinya dan kawan-kawannya sedang main judi domino. Padahal, mereka hanya nongkrong. Muchtar pun sempat menantang IN agar bersumpah di atas Al-Qur'an," tambah Ibrahim.

Tersinggung, IN marah dan meminta beberapa pria yang berada di TKP untuk menunggunya. IN lalu pulang mengambil Al-Qur'an dan melempar Al-Qur'an itu ke arah sekelompok pria yang sedang nongkrong di lokasi kejadian saat ia datang.

"Dia lempar itu Al-Qur'an sambil teriak bahwa dirinya tidak takut dosa dan tidak percaya dengan sumpah di atas Al-Qur'an. Tidak hanya itu IN juga mengakui dirinya adalah Yahudi sambil mengancan akan merobek Al-Qur'an yang dibawanya," tutur Ibrahim. 

Saat kejadian, IN ditenangkan pamannya yang juga berada di lokasi kejadian. Tak lama kemudian IN pun pulang setelah membanting meja yang berada di lokasi kejadian. 

Aksi IN saat itu direkam secara diam-diam salah seorang pria yang berada di lokasi. Video itu kemudian dibagikan melalui WhatsApp hingga kemudian diunggah ke laman Facebook dan menjadi viral. 

"Videonya beberapa kali berpindah, sampai akhirnya ada yang unggah di Facebook hingga akhirnya viral," terang Ibrahim.