RAKYATKU.COM - Panggilan untuk salat berjemaah bergema di seluruh Mesir, Sabtu (27/6/2020). Masjid-masjid di negara itu kembali dibuka untuk pertama kalinya setelah lebih tiga bulan ditutup.
Pemerintah memutuskan untuk membuka kembali masjid untuk salat berjemaah. Namun, salat Jumat yang dihadiri jemaah yang lebih besar, tetap ditangguhkan.
Ratusan ribu umat Muslim Mesir menyambut gembira salat berjemaah itu.
"Saya merindukan masjid selama berbulan-bulan," kata Mahmoud Shahat, salah seorang warga Kairo seperti dikutip dari Gulf News.
"Seolah-olah saya pertama kali mendengar ungkapan 'hayya alassholah'," tambahnya dengan senyum lebar.
Otoritas agama Mesir telah mendesak para jemaah untuk secara ketat mematuhi tindakan pencegahan untuk mencegah proliferasi Covid-19.
"Saya pikir setiap jemaah harus berterima kasih atas pembukaan kembali masjid dengan membawa sajadah sendiri, menjaga jarak, dan berwudu di rumah," kata Abdul Fatah Okasha, jemaah lainnya.
"Sebagai pertanda baik, saya tidak melihat seorang pun di dalam masjid berjabat tangan sebagaimana kebiasaan setelah salat sebelum pandemi corona," tambahnya.
Sebagai bagian dari tindakan pencegahan terhadap COVID-19, toilet masjid tetap ditutup.
Mesir sejauh ini telah mencatat total 62.755 infeksi, termasuk 1.625 kematian terkait di tengah lonjakan kasus harian.
