Minggu, 03 Mei 2020 08:32

Umumkan Boleh Salat di Masjid Lagi, Pria Saudi Ini Ditangkap dan Terancam Penjara 5 Tahun

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Arab Saudi dari udara.
Arab Saudi dari udara.

Jangan pernah bermain-main di tengah wabah corona. Akibatnya bisa fatal. Seperti dialami seorang pria di Arab Saudi.

RAKYATKU.COM - Jangan pernah bermain-main di tengah wabah corona. Akibatnya bisa fatal. Seperti dialami seorang pria di Arab Saudi.

Pria berusia sekitar 40 tahun itu berbicara tentang pencabutan lockdown. Dia menyebut bahwa pemerintah telah membolehkan beribadah di masjid lagi.

Kantor berita Saudi SPA melaporkan, pria itu juga menyampaikan pencabutan jam malam. Pernyataan itu disebarkan melalui video online.

"Alhamdulillah, kami telah mengidentifikasi dan menangkapnya," juru bicara kepolisian wilayah Riyadh, Kolonel Chaker Al Twejiri seperti dikutip dari Gulf News.

"Prosedur hukum telah diambil untuk melimpahkannya ke penuntutan publik," lanjut pejabat itu tanpa rincian lebih lanjut.

Pemerintah Saudi telah berulang kali memperingatkan agar tidak menyebarkan desas-desus palsu yang merusak ketertiban umum di media sosial. Apalagi ketika negara itu berupaya membendung virus corona.

Pelanggar menghadapi hukuman lima tahun penjara dan denda maksimal 3 juta riyal Saudi.

Arab Saudi telah menutup masjid dan memberlakukan jam malam nasional sebagai bagian dari serangkaian tindakan tegas terhadap virus yang berpotensi fatal.

Pekan lalu, Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan pencabutan sebagian jam malam sambil mengunci 24 jam di kota suci Makkah. 

Pengurangan sebagian pembatasan dimulai pada hari Minggu dari jam 09.00 pagi sampai jam 17.00 sore dan akan berlanjut sampai tanggal 14 Mei.