Minggu, 03 Mei 2020 08:02

Sudah Dua Orang Sembuh, Kasus Positif Covid-19 di Bulukumba Bertambah Jadi 6 Orang

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Juru Bicara Covid-19 Bulukumba, HM Daud Kahal.
Juru Bicara Covid-19 Bulukumba, HM Daud Kahal.

Pasien positif Covid-19 Kabupaten Bulukumba bertambah satu lagi. Sehari sebelumnya diumumkan tambahan dua pasien positif 004 dan 005.

RAKYATKU.COM - Pasien positif Covid-19 Kabupaten Bulukumba bertambah satu lagi. Sehari sebelumnya diumumkan tambahan dua pasien positif 004 dan 005.

Pasien 006 berasal dari Kecamatan Kindang. Hasil tes swab keluar pada Sabtu (2/5/2020).

Pasien positif 006 merupakan cluster Temboro atau dari Pesantren Al Fatah Magetan, Jawa Timur. Pasien 006 bersama rombongan santri lainnya tiba di Sulawesi Selatan pada 18 April lalu.  

Lalu, tim surveillance Bulukumba melakukan tracing terhadap para santri yang pulang dari Temboro. Pada 26 April 2020, pasien 006 diambil spesimen swabnya bersama beberapa rekannya.

"Dengan bertambahnya pasien positif Bulukumba, kita harapkan masyarakat semakin waspada terhadap penularan virus Covid-19 ini dengan tetap konsisten menerapkan sosial distance. Tetap tinggal di rumah dan menjaga pola hidup sehat," ungkap Juru Bicara Covid-19 Bulukumba, HM Daud Kahal.

Ditambahkan, Tim Gugus segera melakukan langkah-langkah antisipasi. Termasuk melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar lokasi kediaman pasien 006. 

Rencananya pasien 006 akan dirawat di RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja bersama dengan pasien 004 dan 005.

Di balik kabar bertambahnya kasus positif Bulukumba, ada kabar baik dari pasien 002 yang dirawat di RS dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. 

Pasien 002 yang merupakan anggota Jamaah Tabligh telah menjalani tiga kali tes swab. Swab pertama ketika masih di Bulukumba dinyatakan positif.

Setelah dirawat di rumah sakit, dia dinyatakan sembuh setelah hasil tes swab kedua dan ketiganya negatif.

"Ketika dua kali swab berturut-turut hasilnya negatif, maka pasien tersebut dinyatakan sembuh dari Covid-19," imbuh Daud Kahal.

Hingga 2 Mei 2020, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat 200 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 28 orang. Adapun pasien positif sebanyak enam orang. Dua di antaranya sudah sembuh.