RAKYATKU.COM,BARRU - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Barru bersiaga menanti kedatangan warga Barru yang berprofesi sebagai nelayan. Jumlahnya diperkirakan puluhan.
Mereka adalah nelayan yang sejak lima bulan lalu merantau ke Sorong, Provinsi Papua Barat.
Ada tiga kapal yang akan bersandar di Dermaga Pekkae, Kecamatan Tanate Rilau. Satu kapal mendarat di Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja. Mereka diperkirakan tiba Minggu malam (3/5/2020).
Bupati Barru, Suardi Saleh mengatakan, para nelayan yang datang dari luar daerah ini akan dipantau dan dilakukan screening sesuai protokol kesehatan.
"Kami sudah siap mengawal kedatangan warga kita ini. Setiap orang yang turun dari kapal akan di-rapid test. Apabila ditemukan hasil reaktif, maka yang bersangkutan diisolasi di RSUD Barru. Begitu pula bagi yang menunjukkan gejala berat Covid-19," kata Suardi Saleh dalam konferensi pers, Sabtu (2/5/2020).
Menurut Suardi, nelayan yang pulang kampung tersebut tidak dikarantina terpadu. Namun, akan diminta untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing selama 14 hari.
"Mereka yang negatif rapid testnya dianjurkan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Untuk sementara tidak berinteraksi dengan orang lain. Kita berharap warga kita yang pulang ini tidak ada yang terpapar Covid-19," tuturnya.
